Loading...
CLOSE

Dukung Program Nasional, Ka.Kemenag Tabalong Minta KUA Siapkan Masjid Jalur Pemudik

Tanjung (Kemenag Tabalong) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, H Sahidul Bakhri, menginstruksikan seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan untuk segera mempersiapkan masjid yang berada di jalur strategis sebagai masjid ramah pemudik.

“Langkah ini merupakan bagian dari dukungan daerah terhadap program nasional Kementerian Agama Republik Indonesia dalam meningkatkan layanan keagamaan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik,” tegasnya.

Arahan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar secara virtual pada Rabu (25/2/26). Rakor diikuti pejabat struktural dan fungsional Kantor Kemenag Tabalong, para kepala madrasah, kepala KUA kecamatan, serta penyuluh agama di lingkungan Kemenag Tabalong.

Dalam arahannya, H Sahidul Bakhri menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan umat, khususnya bagi para musafir yang melintasi wilayah Tabalong saat musim mudik. Karena itu, ia meminta seluruh KUA melakukan pemetaan masjid yang berada di jalur lintas kabupaten maupun provinsi serta lokasi yang mudah diakses kendaraan.

Menurutnya, konsep masjid ramah pemudik harus diwujudkan secara konkret melalui kesiapan fasilitas dasar dan pelayanan yang baik.

Selain itu, program masjid jalur pemudik juga diharapkan mampu memperlihatkan wajah masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat layanan sosial yang ramah, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan umat pada momentum mudik nasional.

“Masjid yang berada di jalur perjalanan harus dipastikan siap dari sisi kebersihan, ketersediaan air bersih, toilet yang layak, tempat wudu memadai, serta ruang yang memungkinkan untuk istirahat sementara. Ini bagian dari pelayanan keagamaan yang langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan penyuluh agama untuk mendampingi pengurus masjid dalam membangun budaya pelayanan kepada jamaah dan musafir. Pendampingan tersebut mencakup penguatan manajemen kebersihan, keterbukaan akses bagi pemudik, serta penguatan fungsi masjid sebagai pusat layanan sosial keagamaan.

“Kita ingin masjid benar-benar hadir sebagai rumah singgah umat. Ketika pemudik melintas di Tabalong, mereka bisa beribadah dengan nyaman, beristirahat sejenak, dan merasakan bahwa masjid dikelola dengan baik. Ini bukan hanya pelayanan lokal, tetapi kontribusi nyata daerah dalam menyukseskan program nasional,” lanjutnya.

Melalui rakor ini, Ka.Kankemenag mengharapkan seluruh kepala KUA segera menindaklanjuti dengan pendataan masjid potensial di wilayah masing-masing, melaporkan kondisi fasilitas yang tersedia, serta mengidentifikasi kebutuhan pendukung yang perlu dibina lebih lanjut.

“Kita berharap upaya ini semakin memperkuat peran Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan publik berbasis keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tandasnya. (Rep:Sry/Ft:Mukhlis)