MAN 1 Tabalong – Sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang akan dilaksanakan oleh Puskesmas Mabuun, MAN 1 Tabalong menyelenggarakan kegiatan pengukuran tinggi badan (TB) dan berat badan (BB) bagi seluruh peserta didik. Kegiatan ini berlangsung secara bertahap dari kelas X, XI, hingga XII, dan dipusatkan di Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MAN 1 Tabalong. Senin (20/10/25)
Pelaksanaan pengukuran dilakukan oleh tim dari Palang Merah Remaja (PMR) dan Kader Kesehatan Remaja (KKR) madrasah yang telah dibekali dengan pelatihan dasar pengukuran dan pencatatan kesehatan. Data yang dikumpulkan akan digunakan sebagai dasar dalam pelaksanaan PKG serta sebagai bagian dari pembaruan data kesehatan siswa secara berkala di lingkungan madrasah. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan budaya hidup sehat sejak dini di kalangan peserta didik.
Azkia, salah satu anggota PMR MAN 1 Tabalong yang terlibat langsung dalam kegiatan, mengatakan, "Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena kami tidak hanya membantu mengumpulkan data, tetapi juga belajar bagaimana menjadi lebih peduli terhadap kesehatan sesama teman. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami sebagai kader remaja," tuturnya.
Setiap proses pengukuran dilaksanakan dengan pengawasan dari pembina UKS, Fatria Sari serta koordinasi wali kelas untuk memastikan ketertiban dan akurasi data. Siswa dipanggil sesuai jadwal dan diarahkan untuk menjalani pengukuran dengan prosedur yang sesuai standar. Hasil pengukuran kemudian direkap dan diserahkan ke tim UKS, sebelum nantinya diolah dan diteruskan ke pihak Puskesmas sebagai mitra kerja madrasah dalam bidang layanan kesehatan.
Wakamad Kesiswaan, Haris Fadillah, S.S.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan peran serta siswa dalam pelayanan kesehatan sekolah. "Kami sangat mengapresiasi peran aktif PMR dan KKR dalam kegiatan ini. Selain menjadi sarana pembelajaran praktik lapangan, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki semangat kepedulian sosial, tanggung jawab, dan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan," ujarnya.
Fatria menambahkan, “Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, berharap dapat terus membangun sinergi yang baik dengan instansi kesehatan seperti Puskesmas Mabuun. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan sebagai bagian dari program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) terpadu yang berorientasi pada pencegahan penyakit, pembentukan karakter sehat, serta peningkatan kualitas hidup warga madrasah secara menyeluruh,” katanya. (Rep/Ft:AisyaturRidha)
