MIN 8 Tabalong – Dalam rangka menghidupkan syiar Al-Qur’an di bulan suci Ramadhan, siswa kelas 4, 5, dan 6 MIN 8 Tabalong melaksanakan kegiatan Tadarus Al-Qur’an yang berlangsung di ruang kelas masing-masing. Senin, (23/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan madrasah dalam upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kualitas bacaan peserta didik.
Pelaksanaan tadarus dilakukan dengan metode saling membaca dan menyimak, sehingga setiap siswa mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki bacaan, baik dari segi tajwid, makhraj huruf, maupun kelancaran. Pola ini tidak hanya melatih keberanian dan rasa percaya diri siswa, tetapi juga membangun budaya saling mengingatkan dan memperbaiki dalam suasana yang edukatif dan religius.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Keagamaan, M. Yuseran Helmi, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan penting dalam proses pembinaan karakter dan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa.
“Tadarus Al-Qur'an ini adalah untuk mengetahui tingkat tahsin siswa-siswi MIN 8 Tabalong, selain itu dapat memetakan kemampuan bacaan siswa sebagai bahan evaluasi dan pembinaan lanjutan.” pungkasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tadarus tidak hanya berorientasi pada aspek teknis bacaan, melainkan juga memiliki dimensi spiritual yang mendalam.
“Tujuan tadarus ini yang utama adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memahami makna dan ajaran Islam, serta meningkatkan keimanan,” ujarnya.
Menurutnya, tadarus bukan sekadar membaca, tetapi merupakan tradisi mulia yang melibatkan interaksi, saling menyimak, dan saling memperbaiki bacaan untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan serta menghadirkan ketenangan jiwa dan pemahaman terhadap isi Al-Qur’an.
“Tadarus bukan sekadar membaca, melainkan tradisi yang melibatkan interaksi (saling menyimak/memperbaiki) untuk menghidupkan malam, terutama di bulan Ramadhan, untuk mencapai ketenangan dan pemahaman terhadap isi Al-Qur'an,” tambahnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin meningkat kualitas tahsin dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an, serta mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Madrasah pun optimis, melalui pembiasaan tadarus yang berkelanjutan, akan lahir generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan berlandaskan iman serta takwa. (Rep/Ft:Hilmi).
