Loading...
CLOSE

Buka Agenda Ramadhan, Kamad MTsN 10 Tabalong Kupas Keutamaan Shalat Dhuha sebagai Pembuka Pintu Berkah

MTsN 10 Tabalong – MTsN 10 Tabalong secara resmi memulai agenda pembinaan karakter di bulan suci Ramadhan 1447 H dengan suasana yang berbeda, Senin (23/02/2026). Meski kondisi madrasah tengah dalam tahap renovasi besar-besaran, semangat seluruh warga madrasah dalam menghidupkan syiar Islam tetap terjaga melalui rangkaian kegiatan keagamaan yang dipusatkan di Masjid Fadhilatul Ikhwan.

Salah satu agenda utama yang menandai dimulainya rutinitas Ramadhan ini adalah ceramah agama yang dilaksanakan tepat setelah Shalat Dhuha berjamaah. Ceramah pembuka tersebut disampaikan langsung oleh Kepala MTsN 10 Tabalong, H. Juhrani, S.Ag., M.M. Beliau secara khusus mengupas tuntas mengenai keutamaan Shalat Dhuha, terutama sebagai bentuk syukur dan investasi keagamaan bagi seorang penuntut ilmu di bulan yang penuh ampunan.

Dalam arahannya, H. Juhrani menekankan bahwa istikamah dalam Shalat Dhuha bukan sekadar rutinitas pagi, melainkan cara seorang hamba untuk mengetuk pintu langit demi kemudahan urusan dunia maupun akhirat.

"Anak-anakku, ingatlah bahwa setiap persendian tubuh kita memiliki hak untuk bersedekah setiap harinya, dan dua rakaat Shalat Dhuha adalah sebaik-baiknya pengganti sedekah itu. Di bulan Ramadhan, pahalanya berlipat ganda. Mari kita jadikan Shalat Dhuha sebagai kebutuhan batin agar Allah membukakan pintu rezeki, memudahkan urusan belajar kalian, serta melimpahkan keberkahan bagi madrasah kita yang tengah berbenah ini," ungkap H. Juhrani dengan penuh penekanan.

Beliau juga menambahkan bahwa ketenangan batin yang diperoleh dari ibadah tersebut akan membentuk pribadi yang optimis dalam menghadapi tantangan, termasuk saat menjalani proses belajar di tengah keterbatasan fasilitas akibat renovasi gedung. Pesan-pesan inspiratif ini diharapkan menjadi pondasi kekuatan mental bagi para siswa selama menjalankan ibadah puasa di lingkungan madrasah.

Kegiatan ini pun mendapat respons positif dan kesan mendalam dari para siswa yang hadir. Siti Norhasanah, salah satu siswi yang mengikuti kegiatan tersebut, mengaku merasa lebih termotivasi untuk menjaga konsistensi ibadahnya setelah mendengar pesan inspiratif dari Kepala Madrasah. Baginya, penjelasan mengenai Shalat Dhuha memberikan sudut pandang baru dalam menjalani rutinitas di sekolah.

"Tadi Bapak Kepala Madrasah menjelaskan bahwa Shalat Dhuha itu ibarat sedekah bagi seluruh tubuh kita. Penjelasan itu membuat saya tersadar bahwa beribadah bukan sekadar kewajiban, melainkan cara kita bersyukur atas kesehatan yang diberikan Allah. Mendengar ceramah tadi membuat hati saya jadi lebih tenang dan saya jauh lebih semangat menjalani puasa tahun ini, meskipun kondisi madrasah kami sedang dalam tahap renovasi," tutur Siti Norhasanah.

 

 

Rep/Ft: Humas