MIN 4 Tabalong – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tabalong terus menguatkan program pendidikan karakter melalui berbagai kegiatan pembiasaan. Salah satu yang mulai dan rutin dilaksanakan adalah kegiatan baris-berbaris sebelum peserta didik memasuki kelas setiap pagi.
Setiap harinya, seluruh siswa diarahkan untuk berbaris rapi sesuai kelas masing-masing di halaman madrasah. Kegiatan ini dipandu oleh guru piket bersama petugas harian dari kalangan siswa. Sebelum memasuki kelas, peserta didik melakukan doa bersama dan mendengarkan arahan singkat dari guru mengenai kedisiplinan, kebersihan, hingga motivasi belajar, mempraktikkan peraturan baris berbaris (PBB).
Kepala Madrasah H. Aliansyah, S.Pd.I menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan sikap disiplin sejak dini. Selain itu kegiatan tersebut juga untuk mempraktikkan pelajaran yang baris-berbaris dalam kegiatan pramuka.
“Pembiasaan baris-berbaris sebelum masuk kelas bukan sekadar rutinitas, tetapi sarana membentuk karakter tertib, tanggung jawab, dan menghargai waktu. Kami ingin siswa memulai hari dengan kesiapan mental yang baik sehingga kegiatan belajar dapat berjalan lebih efektif,” ujar kamad. Senin (29/9/25).
Salah satu guru pendamping juga wali kelas 1 Hj. Raudatul Jannah, S.Pd.I juga menambahkan bahwa kegiatan ini melatih siswa untuk memiliki rasa kebersamaan.
“Dengan berbaris, mereka belajar menjaga kerapian, mendengarkan instruksi, serta bergerak serempak. Nilai-nilai seperti ini akan berguna dalam kehidupan sehari-hari, karena kedisiplinan adalah modal penting untuk meraih prestasi,” ungkapnya.
Program ini disambut positif oleh peserta didik Muhammad Aqli, siswa kelas VI, mengaku merasa lebih siap mengikuti pelajaran setelah menjalani kegiatan baris-berbaris.
“Kalau berbaris dulu, rasanya lebih tertib. Jadi pas masuk kelas sudah siap belajar. Kami juga jadi terbiasa disiplin, misalnya datang tepat waktu supaya tidak terlambat ikut barisan,” uajr Aqli.
Kegiatan baris-berbaris ini telah menjadi budaya positif di madrasah. Pihak sekolah berharap melalui pembiasaan sederhana ini, peserta didik tidak hanya disiplin di lingkungan sekolah, tetapi juga terbiasa menerapkannya di rumah dan masyarakat. (Rep/Ft: Amiin)
