MTsN 4 Tabalong - Dalam rangka menumbuhkan semangat demokrasi dan melatih jiwa kepemimpinan siswa, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong menyelenggarakan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM (Pilkasim) periode 2025–2026 pada Kamis, (6/11/25). Kegiatan berlangsung di halaman madrasah yang diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta staf madrasah.
Kegiatan Pilkasim bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai proses demokrasi di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, siswa belajar menyalurkan aspirasi dengan tertib, jujur, dan bertanggung jawab.
Pada Pilkasim periode 2025-2026 ada tiga Paslon yang diunggulkan yaitu Paslon 1 M. Desfahrianoor dan Al Ma’arif Dwi Ramadhan, Paslon 2 yaitu M. Khairul Azzam dan Afifa Fitiya, Paslon 3 Nadine Ganes dan M. Verga. Masing-masing Paslon telah menyampaikan visi-misinya dihadapan seluruh siswa dan guru sebelum kegiatan Pilkasim.
Kegiatan pemungutan suara dilaksanakan secara online melalui Elearning madrasah dengan menggunakan 10 buah handphone yang telah disiapkan panitia. Siswa memberikan suara mereka dengan tertib sesuai daftar hadir. Proses ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga pukul 10.00 WITA. Bagi siswa yang tidak hadir diberikan kesempatan untuk memberikan hak suaranya melalui link yang telah disiapkan panitia. Pengumuman hasil perolehan suara akan diumumkan pada saat apel Senin.
Pembina OSIM Yumi Ubaini, S.Pd, menuturkan bahwa kegiatan Pilkasim menjadi wadah penting untuk membentuk karakter siswa yang demokratis dan berintegritas. “Kami berharap pemimpin OSIM terpilih mampu menjadi teladan, bekerja sama dengan seluruh anggota, dan menjalankan program yang bermanfaat bagi madrasah serta teman-teman siswa lainnya,” ungkapnya.
Yumi berharap dengan terselenggaranya Pilkasim 2025–2026 ini, diharapkan muncul generasi muda madrasah yang berjiwa pemimpin, jujur, disiplin, dan siap mengabdi untuk kemajuan MTsN 4 Tabalong.
Sementara Kepala MTsN 4 Tabalong, M. Yusuf, S.Pd.I, M. Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter di madrasah. “Melalui Pilkasim, kami ingin menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepemimpinan kepada para siswa. Ini bukan hanya sekadar memilih pemimpin OSIM, tetapi juga belajar menjadi warga negara yang baik,” ujarnya.
Yusuf berharap agar ketua dan wakil ketua OSIM yang terpilih dapat membawa semangat baru dalam kegiatan kesiswaan. “Semoga pengurus OSIM periode 2025–2026 mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan lingkungan madrasah yang aktif, kreatif, dan berprestasi,” harapnya.
Salah satu Paslon calon ketua OSIM nomor urut tiga Nadine Ganes dan M. Verga mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti proses Pilkasim hingga tahap akhir. “Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Menang atau kalah bukan hal utama, yang penting kami sudah belajar tentang arti tanggung jawab dan kepemimpinan. Kalau terpilih, saya ingin menjadikan OSIM lebih aktif dan dekat dengan seluruh siswa,” ujarnya. (Rep:Dyah/Ft:Yadi)
