Tanjung (Kemenag Tabalong) — Kementerian Agama Kabupaten Tabalong melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) kembali menyampaikan informasi penting terkait kemudahan layanan haji kepada masyarakat.
Kepala Seksi PHU Kemenag Tabalong, H. Nabhan Fansuri, menginformasikan bahwa estimasi keberangkatan haji dapat diakses secara online dengan beberapa cara seperti melalui aplikasi resmi milik Kementerian Agama, yaitu PUSAKA Kemenag Superapps.
“Selain itu bisa juga melalui Aplikasi SATU HAJI pada menu Estimasi Keberangkatan atau di Pencarian Google dengan mengetik Estimasi Berangkat Haji,” jelasnya.
Hal tersebut disampaikan pada Rapat Koordinasi yang digelar Selasa (01/07/25) di Aula Darul Rahman yang dihadiri Kepala Madrasah, Kepala KUA Kecamatan, Penghulu dan Penyuluh Agama.
Lebih lanjut, H. Nabhan menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa informasi estimasi keberangkatan haji bisa dicek secara mandiri. “Aplikasi PUSAKA ini sudah tersedia di Google Play Store, masyarakat hanya perlu mengunduh dan mengikuti petunjuk penggunaan untuk mengetahui posisi estimasi keberangkatan mereka,” ujarnya..
Ia menyebutkan, kemudahan ini diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan calon jamaah haji yang selama ini menunggu kepastian tahun keberangkatan mereka. “Cukup masukkan nomor porsi haji, maka estimasi tahun keberangkatan akan langsung ditampilkan,” tambahnya.
Namun demikian, H. Nabhan mengakui bahwa penyebaran informasi ini belum merata. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag Tabalong, termasuk para kepala madrasah, kepala KUA, penghulu, serta penyuluh agama, untuk turut serta menyosialisasikan penggunaan aplikasi ini kepada masyarakat luas.
“Kita perlu bergotong-royong menyampaikan hal ini ke masyarakat. ASN di lingkungan Kemenag harus menjadi fasilitator informasi, agar masyarakat tidak lagi bingung atau bertanya-tanya terkait jadwal keberangkatan haji mereka,” ucapnya.
Ia juga mengajak penyuluh agama untuk menyisipkan informasi tersebut dalam setiap kegiatan penyuluhan di tengah masyarakat, termasuk saat pertemuan majelis taklim, kegiatan keagamaan, maupun dalam konsultasi keagamaan sehari-hari.
Menurut H. Nabhan, informasi keberangkatan haji merupakan hal yang sangat ditunggu oleh calon jamaah, sehingga sudah semestinya menjadi perhatian bersama untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya. “Daripada mendapatkan info simpang siur, lebih baik langsung cek di aplikasi resmi Kemenag,” tegasnya.
“Aplikasi PUSAKA adalah aplikasi multifungsi yang sangat berguna bagi umat. Jadi sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan. Informasi dan edukasi yang disajikan didalamnya sangat lengkap dan komplit,” ujarnya.
Kasi PHU berharap, dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengakses informasi secara mandiri, akan terbangun budaya digital yang positif dan masyarakat menjadi lebih melek teknologi dalam mengakses layanan keagamaan. (Rep:Sry/Ft:Fahriah)
