Loading...
CLOSE

Warga Madrasah Gelar Aksi Solidaritas untuk Siswa Korban Musibah Kebakaran

MTs Ar Raudlah Tanta Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, warga madrasah menggelar kegiatan pengumpulan sumbangan untuk membantu salah satu siswa yang mengalami musibah kebakaran yang terjadi Senin (27/10/25).

Kegiatan pengumpulan donasi dilaksanakan pada hari Selasa (28/10/25) oleh anggota Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dengan bimbingan dewan guru setelah mengetahui bahwa rumah salah satu siswa menjadi korban musibah kebakaran.

Pengumpulan donasi dilakukan melalui kotak peduli yang diedarkan di setiap kelas serta sumbangan sukarela dari guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Aksi sosial ini berlangsung selama beberapa hari dan berhasil mengumpulkan sejumlah bantuan berupa sembako, uang tunai, pakaian layak pakai, serta perlengkapan sekolah.

Kepala Madrasah H. Saidilah, S.Pd., MM menyampaikan apresiasinya atas semangat gotong royong dan rasa empati yang ditunjukkan oleh seluruh warga madrasah. “Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai kepedulian sosial dan kebersamaan masih kuat tertanam di lingkungan madrasah. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga siswa yang terkena musibah,” ujar Saidilah.

Saidilah menambahkan kegiatan tersebut merupakan perwujudan rasa solidaritas sesama warga madrasah terhadap salah seorang yang mengalami musibah. “Kegiatan ini adalah wujud solidaritas dan rasa peduli dari warga madrasah terhadap siswa yang mengalami musibah. Melalui kegiatan ini juga kita ingin menanamkan rasa empati bagi peserta terhadap temannya yang bersedih,” tambahnya.

Ia juga menyatakan bahwa banyak bantuan yang dikumpulkan memang tidak seberapa namun rasa rela berbagi dan ikut merasakan atau empati dari sesama warga madrasah itulah yang menjadi nilai dan tujuan kegiatan.

“Mungkin banyak beras atau bantuan yang kita kumpulkan tidak seberapa tapi rasa empati yang ingin kita tumbuhkan kepada semua warga madrasah itulah tujuan dari kegiatan ini. Kita juga mendoakan agar ananda Ridho tidak berlarut dalam kesedihan dan bisa kembali beraktifitas dalam kegiatan pembelajaran,” tegas Saidilah.

Sementara itu, perwakilan OSIM yang turut mengoordinasikan kegiatan ini mengatakan bahwa aksi solidaritas seperti ini mengajarkan pentingnya rasa kemanusiaan dan tanggung jawab sosial di kalangan pelajar. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi agar kita selalu saling membantu dalam kondisi apapun,” tuturnya.

Bantuan yang terkumpul kemudian diserahkan langsung kepada keluarga siswa yang bersangkutan dengan didampingi pihak madrasah. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai kepedulian terus tumbuh di lingkungan madrasah, sebagai bagian dari penerapan karakter Islami dan kemanusiaan. (Rep/Ft: Novita)