Loading...
CLOSE

Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi, MTsN 4 Tabalong Aktif Setor Tabungan di Bank Sampah Anggrek

 

MTsN 4 Tabalong – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong secara aktif dan rutin menyetorkan tabungan sampah ke Bank Sampah Anggrek Sulingan sebagai upaya mengubah sampah menjadi bernilai ekonomi sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan di lingkungan madrasah, kegiatan berlangsung pada Senin (15/12/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Adiwiyata yang melibatkan seluruh warga madrasah. Penyetoran tabungan sampah ke Bank Sampah Anggrek berasal dari hasil pemilahan di lingkungan madrasah, meliputi botol plastik, kertas, dan kardus yang telah dikumpulkan oleh Tim Adiwiyata siswa. Seluruh sampah ditimbang dan dicatat sebagai tabungan madrasah yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan berbasis lingkungan.

Ketua Tim Adiwiyata MTsN 4 Tabalong, Rasma Afifah, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan menabung sampah memiliki manfaat ganda, baik dari sisi pendidikan karakter maupun ekonomi. “Program ini mengajarkan siswa untuk bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan, membiasakan pemilahan sejak dini, serta memahami bahwa sampah memiliki nilai jika dikelola dengan benar,” ujarnya.

Rasma berharap program ini terus berkelanjutan dan menjadi kebiasaan positif di lingkungan madrasah maupun rumah. “Pogram menabung sampah ini akan terus kita laksanakan untuk mendukung madrasah kita menjadi madrasah yang bersih dan sehat juga sebagai salah satu program Adiwiyata mandiri,” imbuhnya.

Rasma menambahkan bahwa melalui kegiatan tabungan sampah di Bank Sampah Anggrek, MTsN 4 Tabalong berkomitmen untuk terus mendukung gerakan peduli lingkungan, mengurangi volume sampah, serta mewujudkan madrasah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan secara berkelanjutan.

Pemilik Bank Sampah Anggrek, Tuti Mardiani mengapresiasi konsistensi MTsN 4 Tabalong dalam menyetorkan sampah terpilah secara rutin. Menurutnya, kedisiplinan dalam pemilahan sangat membantu proses pengelolaan sampah. “MTsN 4 sudah tertib dan konsisten dalam memilah sampah. Ini sangat membantu kami dalam proses pengelolaan dan meningkatkan kualitas sampah yang bernilai jual,” tuturnya.

Tuti juga berharap agar kolaborasi dengan MTsN 4 Tabalong terus berjalan. “Kami berharap kerja sama dengan MTsN 4 Tabalong dapat terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi madrasah lain untuk aktif mengelola sampah. Semakin banyak yang terlibat, semakin besar dampaknya bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, M. Adly, siswa MTsN 4 Tabalong yang tergabung dalam Tim Adiwiyata dan bertugas mengelola sampah di madrasah, mengaku memperoleh pengalaman berharga. “Kami belajar mulai dari mengumpulkan, memilah, hingga menyetor sampah ke bank sampah. Kegiatan ini membuat kami lebih peduli terhadap lingkungan karena sampah yang kami kelola bisa menjadi tabungan,” katanya. (Rep:Dyah/Ft:Humas)