MTsN 4 Tabalong – Guna meningkatkan kemampuan literasi, guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Bercerita dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong. Kegiatan berlangsung di Gedung Sarabakawa Tanjung Rabu (29/10/25).
Kegiatan Bimtek diikuti oleh guru dan tenaga pendidik dari berbagai sekolah dan madrasah di Kabupaten Tabalong salah satunya guru Bahasa Indonesia MTsN 4 Tabalong Normaulida, S. Pd.
Bimtek bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bercerita sebagai bagian dari penguatan kompetensi literasi dan pembelajaran kreatif di sekolah.
Pada kegiatan Bimtek, peserta dibekali berbagai teknik bercerita menarik, seperti cara membangun alur cerita yang memikat, penggunaan ekspresi dan intonasi yang tepat, hingga pemanfaatan media pendukung agar cerita lebih hidup dan edukatif.
Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong Hj. Norhayati, SE, M. Si saat membuka kegiatan Bimtek menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek Bercerita merupakan salah satu program unggulan dalam memperingati Bulan Bahasa. “Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk menumbuhkan kembali semangat literasi di lingkungan sekolah. Melalui bercerita, guru tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan budaya kepada generasi muda,” ungkapnya.
Sementara Normaulida mengungkapkan bahwa, kegiatan Bimtek ini memberikan banyak manfaat, baginya terutama dalam mengembangkan kreativitas dalam mengajar. “Melalui pelatihan ini, saya mendapatkan inspirasi baru dalam mengajarkan Bahasa Indonesia dengan pendekatan yang lebih menyenangkan dan interaktif. Bercerita bisa menjadi media efektif menanamkan nilai karakter kepada siswa,” ujarnya.
Maulida berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Saya berharap pelatihan serupa bisa dilaksanakan secara rutin, karena kegiatan ini sangat membantu guru dalam memperkaya metode pembelajaran dan meningkatkan kemampuan literasi siswa di madrasah,” tambahnya.
Ditempat terpisah Kepala MTsN 4 Tabalong, M. Yusuf, S.Pd.I., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap keikutsertaan guru MTsN 4 Tabalong dalam kegiatan Bimtek tersebut. Ia menilai, peningkatan kompetensi guru melalui kegiatan seperti ini akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di madrasah. “Kami sangat mendukung guru-guru untuk terus mengembangkan diri. Bimtek seperti ini sejalan dengan semangat madrasah dalam meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa,” tuturnya.
Lebih lanjut Yusuf berharap agar ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran di madrasah. “Saya berharap hasil dari Bimtek ini tidak berhenti di pelatihan saja, tetapi benar-benar diterapkan di kelas. Dengan begitu, pembelajaran akan menjadi lebih menarik, interaktif, dan mampu menumbuhkan minat baca serta keterampilan bercerita siswa,” harapnya.
Bimtek Bercerita diikuti dengan antusias oleh para peserta, kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dengan registrasi peserta dan pembukaan resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tentang teknik bercerita menarik, cara membangun alur cerita yang memikat, penggunaan ekspresi dan intonasi yang tepat dan pemanfaatan media pendukung. (Rep:Dyah/Ft:Humas)
