Loading...
CLOSE

Tingkatkan Kompetensi: Kamad, Tenaga Pendidik MAN 3 Tabalong Mengikuti Bimtek Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Tahun 2026

 

MAN 3 Tabalong – Tingkatkan Kompetensi Pendidiksn Madrasah, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tabalong, Drs. H. Suberiani, M.Pd., bersama seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan mengikuti Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan dan Pengembangan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan tentang Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam pembelajaran di madrasah Tahun 2026. Selasa (01/13/26) di Gedung Informasi Tabalong.

Kegiatan bimtek ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang pendidikan, yakni Hj. Septy Rovana, S.Pd., M.Pd. dan H. Husain, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan materi secara komprehensif terkait konsep, filosofi, serta strategi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran di madrasah.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, H. Sahidul Bakhri, S.Ag., M.A., yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan bimbingan teknis tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru dan tenaga kependidikan. Ia menekankan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta selaras dengan nilai-nilai moderasi beragama, penguatan karakter, serta pengembangan kompetensi peserta didik secara utuh.

Kepala MAN 3 Tabalong, Drs. H. Suberiani, M.Pd., dalam arahannya berharap seluruh tenaga pendidik dapat mengikuti kegiatan bimtek ini dengan sungguh-sungguh dan memahami materi yang disampaikan oleh para pemateri. Menurutnya, pemahaman yang baik akan menjadi bekal penting dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara efektif dan berkelanjutan dalam proses pembelajaran di madrasah.

“Harapan saya, seluruh guru MAN 3 Tabalong mampu menginternalisasi nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta, sehingga dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, sikap empati, dan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suberiani menambahkan bahwa Kurikulum Merdeka yang saat ini diterapkan sangat relevan dan baik untuk dilaksanakan di lingkungan madrasah. Kurikulum ini memberikan ruang yang lebih luas bagi guru untuk berinovasi, berkreasi, serta menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan dan potensi peserta didik.

Melalui kegiatan bimtek ini, diharapkan para guru dan tenaga kependidikan MAN 3 Tabalong semakin profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan, serta mampu mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai cinta dalam setiap aspek pembelajaran.

 

Rep:Awi/Ft:Aldi