Loading...
CLOSE

.Tingkatkan Kompetensi Guru, MAN 4 Tabalong Gelar Bimtek  KBC dan Deep Learning

 

 

MAN 4 Tabalong - Dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru madrasah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Tabalong  mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk menciptakan pemahaman yang mendalam dan bermakna pada siswa, sehingga mampu mengembangkan keterampilan berfikir kritis dan kreatif. pada Rabu, (15/10/25) di MAN 4 Tabalong.

 

Kegiatan yang dilangsungkan selama tiga hari dari tanggal 15 s.d 17 Oktober 2025 digelar di MAN 4 Tabalong dan dibuka oleh Kab. Tabalong H. Sahidul Bakhri, S.Ag.,MA dan dihadiri pengawas Pembina H. Rahmadianor, S.Pd  dan dengan menghadirkan praktisi narasumber, yang menekankan terjalinnya hubungan positif antara guru dan siswa serta beberapa strategi pendalaman pembelajaran yang aktif dan reflektif. 

 

Kegiatan yang diikuti oleh sebanyak empat puluh tujuh guru yang terdiri dari dua puluh guru MAN 4 Tabalong, enam guru MAS Marindi dan sembilan guru dari MAN Ihyaulumudin Bilas. Serta dua belas tenaga kependidikan madrasah. Program ini dimaksudkan agar guru madrasah bisa lebih berinovasi di dalam menyampaikan materi yang lebih mendalam kepada peserta didik. 

 

Kepala MAN 4 Tabalong, Hidayat, S.Ag.,M.M dalam sambutannya menegaskan bahwa tujuan dari bimbingan teknis ini selaras dengan konsens dirinya selama menjabat sebagai kepala madrasah  yaitu untuk meningkatkan SDM guru pada madrasah, khususnya MAN 4 Tabalong dan binaan aliyah swasta agar mampu mengimplementasikan kurikulum berbasis cinta dan pembelajaran mendalam. Dengan adanya Bimtek diharapkan kualitas proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat meningkat dan lebih baik lagi ilmu pengetahuannya maupun karakter siswanya.  terangnya.

 

“Melalui kegiatan ini saya berpesan kepada semua guru madrasah Aliyah untuk terus mengupgrade kemampuan dan ilmu pengetahuannya di tengah perkembangan zaman yang semakin canggih,” ujarnya.

 

Hidayat berkeyakinan, madrasah akan selalu terdepan dan terunggul di dalam mencetak kader-kader bangsa yang agamis, mempersiapkan generasi Islam yang humanis di dalam balutan suasana belajar yang menyenangkan di bawah bimbingan para guru yang gemar belajar untuk selalu meningkatkan kompetensi dan inovasi dalam menyampaikan ilmu agamanya.

 

Sementara Ketua panita Bimtek, Muhammad Nor, S.Pd.I.,M.M dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan pelatihan Kurikulum Berbasis cinta (KBC) yang mengedepankan pengembangan karakter, emosional dan spiritual ini berjumlah 47 orang guru termasuk  kepala madrasah. M.Nor berharap kegiatan membawa kebermanfaatan bagi peningkatan kualitas guru pada madrasah. 

 

“Semangat mengikuti pelatihan, ayo menjadi guru madrasah ibtidaiyah yang inovatif untuk mendulang prestasi,” pungkas M.Nor. (Rep:Tini/Ft:Sinta)