MIN 4 Tabalong – Dalam upaya meningkatkan integritas pelaksanaan ujian, dan guna mencegah kecurangan dalam pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) dan Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil tahun pelajaran 2025-2026, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tabalong gunakan moda daring berbasis android via aplikasi Computer Based Test (CBT) Exam Browser.
Ketua panitia pelaksana Muhammad Muhaimin, S.Pd.I mengatakan pemilihan exam browser sebagai upaya memberikan pengalaman berbeda dan terbaik bagi peserta ujian karena aplikasi tersebut punya tampilan lebih sederhana namun tetap menarik. Pemilihan aplikasi CBT tersebut menjadi langkah nyata madrasah dalam meminimalisir berbagai bentuk kecurangan selama proses ujian berlangsung.
“Untuk moda daring memang sudah lama dulu kita menggunakan google form sebagai media ujian namun ada celah kecurangan yaitu peserta bisa membuka layar lainnya untuk mencari jawaban. Nah, dengan pilihan exam browser ini layar smartphone peserta hanya bisa membuka tampilan soal dan tidak bisa membuka layar lainnya sehingga tidak akan bisa mencari contekan jawaban, hingga hari ketiga ini semua berjalan lancar,” kata Muhaimin, Rabu (3/12/25).
Ditambahkannya bahwa untuk pelaksanaan ujian dengan exam browser tersebut sudah disosialisasikan kepada peserta didik serta orang tua/wali dan mengharapkan dukungan agar semua bisa berjalan lancar seperti meminjamkan anak gawai untuk segera menginstall aplikasi tambahan sebagai persiapan ujian.
“Untuk kegiatan ujian menggunakan moda daring sudah kita sosialisasikan kepada peserta didik serta orang tua/wali dan mengharap dukungan penuh dengan memberikan izin atau meminjamkan anak gawai yang akan digunakan untuk ujian nantinya yang sebelumnya telah menginstal aplikasi exam browser ini” pungkasnya.
Kepala MIN 4 Tabalong menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi CBT Exam Browser memberikan banyak keuntungan, terutama dari sisi keamanan. Aplikasi ini dirancang khusus agar peserta tidak dapat mengakses fitur lain di perangkat mereka, termasuk membuka mesin pencarian seperti Google. Dengan demikian, peserta fokus pada soal ujian tanpa peluang mencari jawaban dari sumber eksternal.
“Selain meningkatkan kejujuran, penggunaan sistem CBT juga membawa efisiensi dalam proses penilaian. Hasil ujian dapat diolah lebih cepat dan akurat, sehingga guru dapat segera melakukan evaluasi,” ujar kamad.
Ditambahkan kamad penggunaan moda daring memang sudah beberapa tahun sebelumnya. Sedangkan aplikasi Exam Browser sebagai media ujian baru tahun ini dan bukan pilihan yang serta merta dalam waktu singkat. Namun, telah melalui ujicoba dengan waktu yang cukup panjang.
“Kalau moda daring memang sudah lama bahkan sejak masa covid-19 dan berlanjut sampai sekarang. Tapi untuk aplikasi exam browser nya baru tahun sebelumnya kita gunakan dan semua itu memerlukan waktu yang cukup lama sejak awal semester ganjil guru kita khususnya yang bertugas sebagai proktor melakukan persiapan dengan mempelajari hingga ujicoba bersama peserta didik,” jelas kamad.
Pelaksanaan ujian berbasis aplikasi ini mendapat respons positif dari peserta didik. Meski awalnya memerlukan penyesuaian, para siswa merasa lebih terbiasa dan nyaman setelah mengikuti beberapa sesi ujian.
Melalui inovasi ini, MIN 4 Tabalong berharap pelaksanaan Ujian Madrasah di tahun-tahun mendatang semakin berkualitas, jujur, dan efektif, sejalan dengan tuntutan perkembangan teknologi pendidikan. (Rep/Ft: Amiin)
