MTsN 5 Tabalong – MTsN 5 Tabalong melaksanakan kegiatan tausiyah singkat setelah sholat Zuhur berjamaah di musholla Babul Ilmi yang diikuti oleh seluruh warga madrasah, terdiri dari seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memotivasi siswa agar membiasakan diri melaksanakan ibadah sunnah sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan.
Tausiyah disampaikan oleh Alimun, S.Pd.I., selaku guru Bahasa Arab MTsN 5 Tabalong. Beliau menyampaikan bahwa bulan Sya’ban merupakan bulan yang penuh keberkahan dan sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan, salah satunya dengan melaksanakan puasa Nisfu Sya’ban. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, puasa sunnah juga menjadi sarana melatih kesabaran, kedisiplinan, serta pengendalian diri.
“Bulan Sya’ban merupakan bulan yang penuh keberkahan. Pada bulan ini kita dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah sebagai persiapan menyambut Ramadan, baik melalui puasa sunnah, membaca Al-Qur’an, maupun memperbanyak doa agar Allah SWT memberikan ampunan dan keberkahan dalam setiap langkah kita.” Terang beliau.
“Puasa sunnah juga menjadi sarana melatih kesabaran, kedisiplinan, serta pengendalian diri. Melalui ibadah ini, kita belajar menahan hawa nafsu sekaligus membentuk karakter yang lebih baik, khususnya bagi peserta didik sebagai generasi penerus bangsa.” Tambah beliau.
Lebih lanjut disampaikan, pelaksanaan puasa Nisfu Sya’ban diharapkan mampu membentuk karakter religius siswa, menumbuhkan semangat beribadah, serta memperkuat nilai-nilai akhlakul karimah di lingkungan madrasah.
Kepala MTsN 5 Tabalong mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap tausiyah Zuhur ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk meningkatkan kualitas ibadah serta mempersiapkan diri menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta membiasakan amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Lalu mari kita sambut Ramadan dengan hati yang bersih, saling memaafkan, serta memperbaiki niat dan amal ibadah agar setiap aktivitas kita bernilai pahala di sisi Allah SWT.” ucap beliau.
(Ref/Ft: Novi)
