MTsN 4 Tabalong - Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong menampilkan berbagai kreasi seni dalam ajang Pentas Anak Madrasah yang digelar pada Jum’at (26/9/25) di halaman madrasah.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
Beragam penampilan ditampilkan siswa, mulai tari kreasi, music Islami, drama, tilawah, karate, Paduan suara, paskibraka, madihin hingga pembacaan puisi. Setiap kelas menampilkan kreativitasnya dihadapan guru dan seluruh siswa yang hadir.
Kepala MTsN 4 Tabalong M. Yusuf, S. Pd. I, M. Pd menyampaikan apresiasi atas semangat siswa yang berani tampil. “Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi positif bagi anak-anak kita. Harapan kami, dari pentas ini akan lahir generasi yang berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga seni dan budaya,” ujarnya.
Lebih lanjut Yusuf berharap kegiatan serupa terus berkembang dan madrasah akan terus memberikan ruang bagi siswa dalam mengembangkan bakat dan kreativitas.. “Semoga kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan dan memberi motivasi bagi siswa untuk lebih kreatif, percaya diri, serta mencintai budaya bangsa,” harapnya.
Sementara itu, ketua panitia Yumi Ubaini, S. Pd menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan program triwulan madrasah untuk mengembangkan potensi non-akademik siswa. “Kami ingin siswa memiliki pengalaman berharga dalam menampilkan bakatnya,” katanya.
Yumi berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu lahirnya inovasi baru. “Semoga di pertunjukkan yang akan datang, pentas ini semakin meriah dengan penampilan yang lebih variatif, sehingga madrasah semakin kaya dengan prestasi dan kreativitas siswa,” harapnya.
Aqila Anastasya dari kelas VIIIB salah satu siswa peserta pentas yang menampilkan tarian zapin pada kegiatan tersebut juga mengungkapkan kegembiraannya. “Saya senang bisa tampil di depan teman-teman dan guru. Awalnya grogi, tapi setelah tampil jadi bangga karena mendapat banyak dukungan,” tuturnya.
Kreativitas Seni siswa di Pentas Anak Madrasah dimulai dengan penampilan tari tradisional dari kelas VII, disusul dengan musik Islami, drama pendek, dan puisi religi yang ditampilkan secara bergantian oleh siswa dari setiap kelas, dilanjutkan penampilan tari kreasi, karate, Paduan suara, paskibraka hingga madihin. (Rep/Ft:Dyah)
