Loading...
CLOSE

Siswa MTs Ar Raudlah Tanta Berlaga Pada Ajang OMI 2025 Tingkat Kabupaten Tabalong

MTs Ar Raudlah Tanta – Siswa Madrasah Tsanawiyah Ar Raudlah Tanta ikut berlaga pada ajang kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tahun 2025 tingkat kabupaten Tabalong yang dilaksanakan oleh komite OMI Kabupaten pada hari Kamis (11/9/25) bertempat di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tabalong.

Kepala MTs Ar Raudlah Tanta H. Saidilah, S.Pd., MM yang ikut mendampingi langsung peserta lomba menyatakan dukungan dan apresiasi kepada peserta yang ikut berlaga mewakili madrasah, ia berpesan agar peserta jangan takut dan tetap percaya diri dalam berkompetisi.

“Sebagai kepala madrasah saya sangat mendukung peserta didik yang berkompetisi mewakili madrasah dalam semua ajang kompetisi termasuk saat ini pada ajang OMI. Untuk peserta tetap jaga semangat juang dan belajarnya, jangan takut tetaplah percaya dengan kemampuan diri sendiri,” ujar Saidilah.

Ia juga menyampaikan bahwa setiap ajang kompetisi yang diikuti peserta didik madrasah tidak terlalu menargetkan juara, yang penting peserta yang diikutkan berani tampil sebagai bagian dari pengembangan bakat dan minat mereka agar menjadi pribadi yang percaya diri dan siap menghadapi tantangan.

“Kita dalam mengirim utusan dari madrasah tidak ingin membebani anak dengan target yang terlalu tinggi misal harus jadi juara, meskipun kemenangan tersebut akan memberikan kebanggaan bagi madrasah. Yang terpenting adalah hal tersebut menjadi pengalaman berharga bagi anak dan menjadikan ajang mereka mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki yang akan berguna kelak saat mereka dewasa,” tambah kamad.

Guru damping Dwi Agustina, S.Pd mengatakan meskipun waktunya yang tidak terlalu banyak ia bersama rekan guru pendamping berusaha maksimal dalam memberikan bimbingan dan pelatihan kepada siswa perwakilan madrasah agar peserta mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan sebelum bertanding.

“Setelah pembukaan dan pedaftaran kita langsung bekerja dengan cermat menentukan peserta yang akan terpilih sebagai peserta melalui seleksi. Setelah itu peserta yang terpilih selanjutnya kita memberikan latihan seperti pengetahuan tambahan untuk bekal tim dalam ajang lomba, selain tentu juga kita arahkan mereka untuk memperbanyak literasi khususnya menambah pengetahuan tentang materi yang sesuai dengan tema lomba” jelas Dwi.

Dwi menambahkan kegiatan ini sangat banyak sekali manfaatnya bagi siswa sebagai latihan untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menguasai materi pengetahuan khususnya cagar budaya dan permuseuman, serta menambah kepercayaan diri saat tempil di depan umum.

“Bagi siswa yang mengikuti ini sangat banyak sekali manfaat yang diterima mereka bisa menambah pengalaman dan wawasan khususnya materi pelajaran yang dilombakan. Semoga juga menjadi motivasi bagi semua untuk terus berusaha meningkatkan kompetensi dan semangat dalam menuntut ilmu” pungkasnya.

Guru pendamping teknis Norlaila, S.Pd menambahkan untuk mengikuti ajang OMI ia dan tim sudah menyiapkan semua yang diperlukan, untuk peserta sebelumnya telah diikutkan dalam kegiatan simulasi OMI sehingga ia meyakini untuk teknis pelaksanaan peserta sudah memahami. Selain itu sebelum kegiatan peserta juga telah diberikan bimbingan berupa latihan menjawab soal dan kiat-kiat dalam mengerjakannya.

“Kita telah menyiapkan semua yang diperlukan untuk kegiatan ini, sebelumnya ada simulasi yang diikuti peserta untuk hal teknis pelaksanaan termasuk penggunaan laptop yang harus kita install dulu aplikasi yang diperlukan, mencetak kartu peserta, dan hal lain yang memang kita perlukan saat kegiatan ini. Dan yang terpenting peserta telah menerima bimbingan dari beberapa guru untuk kiat-kiat dalam menjawab soal,” ujar Laila. (Rep: Novita/Ft: Laila)