Loading...
CLOSE

Siswa Bermasalah, Madrasah Panggil Orang Tua Untuk Koordinasi

 

MTs Ar Raudlah Tanta – Madrasah Tsanawiyah Ar Raudlah Tanta memanggil orang tua dari siswa yang dinilai bermasalah dan melakukan pelanggaran tata tertib madrasah untuk melakukan koordinasi dan pembinaan terhadap siswa tersebut.

Wakil kepala madrasah bidang kesiswaan Alimun, S.Pd mengatakan dengan melakukan pemanggilan tersebut akan terjalin kerjasama dan kesamaan persepsi terhadap tindakan yang akan dilakukan untuk membina anak yang dinyatakan bermasalah. Serta menghindari kesalahpahaman dari orang tua siswa.

“Kami ucapkan terima kasih kepada orang tua yang berkenan meluangkan waktu menghadiri panggilan kami tujuannya agar kami bisa menyampaikan berkenaan dengan tindakan anak yang dinyatakan melanggar tata tertib di madrasah agar bersama bisa menemukan solusi dan pembinaan demi kebaikan anak tersebut, anak sering membolos atau tidak masuk kelas,” ujar Alimun, Jumat (24/10/25).

Sebagai tindak lanjut pembinaan terhadap peserta didik bermasalah yang sebelumnya telah dilakukan dengan peringatan secara lisan dan tertulis, pemanggilan orang tua anak merupak lanjutan terhadap peserta didik yang masih melakukan pelanggaran meskipun peringatan secara lisan dan tulisan sudah diperingatkan.

“Bagi anak yang masih mengulangi kesalahan yang sama meskipun sudah diperingatkan kita lakukan tindakan pemanggilan orang tuanya agar anak tersebut tahu bahwa madrasah serius dalam menertibkan mereka. Kepada orang tua diharapkan nantinya jika ada sanksi terhadap anak mereka agar tidak terjadi kesalahpahaman karena tujuan utamanya adalah mendidik dan mendisiplinkan anak,” jelas Alimun lagi.

Wali kelas Evi Yulianti, S.Pd yang mendampingi wakamad menambahkan kasus pelanggaran peserta didik yang terjadi di madrasah sebisanya diselesaikan oleh pihak madrasah dengan pembinaan terhadap anak, namun jika masih melanggar dan masuk kategori pelanggaran berat maka pemanggilan orang tua anak sangat perlu untuk melaksanakan pembinaan bersama.

“Dimadrasah guru berusaha membina dan memperbaiki anak yang bermasalah dan diharapkan juga orang tua di rumah bisa mendukung dengan melakukan pengawasan kepada anak khususnya dalam menjalankan program madrasah,” pungkasnya.

Orang tua peserta didik yang menhadiri pemanggilan tersebut menyampaikan permintaan maaf kepada pihak madrasah atas pelanggaran yang dilakukan anaknya dan mengapresiasi tindakan madrasah yang berusaha berkoordinasi dengan orang tua dalam membina peserta didik.

“Saya sampaikan permohonan maaf atas tindakan yang terjadi, adapun jika ada tindakan yang dilakukan oleh pihak madrasah atas pelanggaran anak berupa sanksi yang diberikan orang tua dapat memakluminya,” ujarnya. (Rep/Ft: Novita)