Loading...
CLOSE

Sinergi dan Evaluasi : Kamad MTsN 7 Tabalong Hadiri Pembubaran Bimtek KBC dan Persiapan Konferensi PGRI

 

Tabalong (MTsN 7 Tabalong) – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Tabalong, Hidayat, S.Ag. M.M, menghadiri agenda penting yang mempertemukan para panitia KBC dan pengurus PGRI Cabang Khusus Kemenag di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, Kamis (22-01-26) bertempat di Pondok Jawi.

Pertemuan ini berfokus pada dua agenda utama, pembubaran panitia Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang telah selesai dilaksanakan beberapa hari yang lalu, serta koordinasi persiapan Konferensi PGRI Cabang Khusus Kemenag.

Acara diawali dengan sesi pembubaran panitia Bimtek KBC yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Dalam sambutannya, Rapat yang dipimpin Rahmadianor, S.Pd, sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Bimtek KBC dinilai sukses dalam meningkatkan kompetensi guru dalam membangun komunitas pembelajar yang adaptif terhadap teknologi dan metodologi pengajaran modern.

Rahmadianor menyampaikan bahwa hasil dari Bimtek tersebut sudah mulai diimplementasikan di lingkungan madrasah.

“KBC bukan sekadar pelatihan teknis, tapi perubahan pola pikir. Kami berkomitmen memastikan ilmu yang didapat para guru benar-benar berdampak pada kualitas belajar siswa di kelas,” ujar Rahmadianor.

Memasuki agenda kedua, forum membahas persiapan teknis Konferensi PGRI Cabang Khusus Kemenag. Konferensi ini menjadi momentum krusial untuk pemilihan pengurus baru yang akan membawa aspirasi guru madrasah. “Memperkuat peran PGRI dalam memperjuangkan kesejahteraan dan profesionalisme guru di bawah naungan Kemenag,”ujarnya.

Dalam agenda konferensi PGRI yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2026 dengan agenda pembentukan kepengurusan baru PGRI Cabang Khusus Kemenag.

Sementara itu, Kepala MTsN 7 Tabalong Hidayat mengatakan bimtek KBC ini adalah lompatan besar bagi kami. Melalui komunitas pembelajar ini, guru-guru tidak lagi bekerja secara terisolasi, melainkan saling berbagi praktik baik secara kolaboratif. Ini adalah kunci agar madrasah kita tidak tertinggal di era transformasi digital yang begitu cepat.

“Saya sangat mengapresiasi keberlangsungan Bimtek KBC ini. Secara teknis, kegiatan ini telah memberikan kerangka kerja yang jelas bagi guru-guru kami untuk meningkatkan profesionalisme mereka. Dengan pembubaran panitia hari ini, tugas sebenarnya justru baru dimulai, yaitu membudayakan semangat KBC dalam keseharian di madrasah,”tuturnya.

Melalui pertemuan ini juga Hidayat berharap koordinasi antar kepala madrasah semakin solid. Persiapan konferensi ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar pelaksanaan acara dapat berjalan khidmat dan menghasilkan keputusan-keputusan strategis bagi kemajuan dunia pendidikan Islam.

Mengenai konferensi PGRI ini menurut Kamad, MTsN 7 Tabalong sangat mendukung kegiatan tersebut, PGRI adalah rumah besar untuk tumbuh secara profesional. Konferensi ini harus mampu melahirkan program-program kerja yang konkret, terutama dalam peningkatan kompetensi dan perlindungan profesi guru, “Persiapan yang matang adalah kunci kesuksesan konferensi. Kami siap berpartisipasi aktif untuk memastikan PGRI Cabang Khusus Kemenag semakin eksis, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh guru madrasah di wilayah ini.”pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol kekompakan para pendidik di lingkungan Kemenag Kabupaten Tabalong. (Rep:Rz/Ft:Hdy)