Tanjung (MIN 5 Tabalong) — Seluruh dewan guru MIN 5 Tabalong mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan dan Pengembangan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) tentang Implementasi KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) se-Kabupaten Tabalong. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Sarabakawa, Tanjung, pada Kamis (15/01/2026).
Bimtek ini diikuti sebanyak 600 peserta yang terdiri atas guru dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan, termasuk seluruh dewan guru MIN 5 Tabalong. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Khusus (Cabsus) Kementerian Agama Kabupaten Tabalong.
Kegiatan Bimtek menghadirkan dua narasumber kompeten di bidang pendidikan, yakni Husain, S.Pd., M.Pd. dan Hj. Septy Rovana, S.Pd., M.Pd. Keduanya menyampaikan materi terkait konsep, strategi, serta praktik implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan.
Kepala Madrasah (Kamad) MIN 5 Tabalong, Rina Hidayati, menyampaikan bahwa keikutsertaan seluruh dewan guru dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas sumber daya pendidik dan tenaga kependidikan.
“Melalui bimbingan teknis ini, kami berharap seluruh guru dapat memahami secara utuh konsep Kurikulum Berbasis Cinta dan mampu mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran di kelas secara konsisten,” ujar Rina Hidayati.
Ia menambahkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta menekankan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan kepedulian sosial dalam proses pendidikan, sehingga diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berkepribadian baik.
Salah satu peserta Bimtek dari MIN 5 Tabalong, Redho, selaku wali kelas IV B, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi peningkatan kompetensi guru.
“Materi yang disampaikan oleh para narasumber sangat aplikatif dan membuka wawasan kami tentang pentingnya menanamkan nilai-nilai cinta, toleransi, dan tanggung jawab dalam pembelajaran. Ini menjadi bekal penting bagi kami sebagai pendidik,” kata Redho.
Melalui kegiatan Bimtek ini, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan, khususnya di MIN 5 Tabalong, dapat mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara optimal guna meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah serta humanis.
Penulis : M. Firdaus
Foto : Mahrita
