MIN 4 Tabalong – Kepala Kantor Kementerian Agama Tabalong H. Sahidul Bakhri, S.Ag., MA dalam sambutan dan arahannya pada Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) meminta kepala madrasah untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas di madrasah kepada masyarakat sekitar.
Pada rakor KKMI yang dilaksanakan pada hari Selasa (20/1/26) di MIS Plus Ash Shiratal Mustaqim Tanjung tersebut Ka. Kankemenag juga menyampaikan agar forum KKMI yang ada bisa dimaksimalkan fungsinya untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kualitas pengelolaan madrasah agar sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama.
“Forum ini sangat strategis dalam menyamakan persepsi tentang hal yang diperlukan untuk pengelolaan madrasah yang lebih baik, dan juga dalam forum ini sesama madrasah bisa saling berbagi informasi, memperkuat koordinasi, dalam melaksanakan setiap kebijakan Kementerian Agama,” ujar Ka. Kankemenag.
Ia menambahkan dan berpesan agar kegiatan rakor yang dilaksanakan setiap bulan tersebut jangan hanya menjadi agenda rutin dan seremonial semata. Namun, harus ada tindak lanjut setiap keputusan yang dibuat secara bersama yang dilaksanakan di madrasah masing-masing.
“Kegiatan ini jangan sebatas seremonial tanpa tindakan nyata, harus ada upaya melaksanakan apa yang menjadi keputusan bersama dalam forum yang tentunya bertujuan untuk kemajuan palayanan pendidikan di madrasah. Kolaborasi, berbagi informasi sesama madrasah sehingga kemajuan bisa dicapai bersama,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Tabalong Ma’mun Bakhtiar, S.T yang memberikan arahan menyampaikan agar madrasah selalu melakukan evaluasi setiap program yang dijalankan serta bisa merancang dan menjalankan program yang lebih baik dan efektif yang bisa memberikan dampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan madrasah.
“Melalui rapat ini, kita dapat melakukan evaluasi bersama sekaligus merancang program yang berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran dan manajemen madrasah. Kepala madrasah yang mempunyai fungsi manajerial dibantu Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di madrasah agar terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sekitar,” jelas Ma’mun.
Ma’mun juga kembali memberikan penjelasan tentang Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang saat ini sedang dan mulai diterapkan kepada madrasah di Indonesia. Ia mengatakan KBC sebagai bentuk komitmen nyata Kemenag kepada madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang toleran, aman, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
“KBC ini adalah inisiatif Kemenag untuk mengintegrasikan nilai-nilai kasih sayang dan kepedulian dalam proses pendidikan di madrasah, dengan tujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih humanis dan inklusif. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) tidak menggantikan kurikulum yang sudah ada, melainkan menjadi pendekatan pengayaan yang memberikan ruh cinta pada proses pembelajaran” jelas Ma’mun.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tabalong Rina Hidayati, S.Ag yang mengikuti kegiatan tersebut mengatakan madrasah siap untuk menerapkan KBC sesuai KMA 1503 tahun 2025 tentang pelaksanaan kurikulum madrasah.
“Kita akan selalu mendukung semua kebijakan dari Kementerian Agama, termasuk untuk KBC ini kita menjalankan dan menerapkannya sesuai KMA 1503 yang mulai pada semester genap ini” ujar kamad. (Rep: Amiin/Ft: Rina)
