Loading...
CLOSE

Raih Keberkahan Ramadan, MIN 4 Tabalong Awali Kegiatan Dengan Salat Duha Berjamaah

 

MIN 4 Tabalong – Memasuki hari pertama kegiatan Ramadan 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tabalong menggelar kegiatan keagamaan salat duha berjamaah guna meningkatkan iman dan takwa serta meraih keberkahan bulan Ramadan. Kegiatan dilaksanakan di masjid Miftahul Jannah desa Kitang, dilanjutkan dengan tausiah keagamaan, Senin (23/2/26).

Usai salat berjamaah, suasana tetap tenang saat Maslian Noor, S.Pd.I, menyampaikan tausiahnya. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa puasa adalah madrasah bagi jiwa untuk belajar bersabar dan bersyukur.

"Anak-anakku, puasa itu bukan hanya tentang mengosongkan perut dari makanan, tapi juga mengosongkan hati dari sifat-sifat buruk. Keutamaan Ramadan ini sangat besar, setiap langkah kalian ke madrasah untuk menuntut ilmu di bulan ini dihitung sebagai pahala yang berlipat ganda," jelas Maslian Noor di hadapan para jamaah.

Ia juga merinci rukun puasa serta hal-hal yang membatalkan pahala puasa, seperti berbohong dan marah-marah, agar murid dapat menjalankan ibadah dengan lebih berkualitas.

“Yang kita tahu hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, dan lainnya. Tapi tahukah kalian bahwa selain yang membatalkan puasa ada yang jarang kita rasakan yaitu yang membatalkan pahala puasa ini sangat penting untuk kita pelajari supaya puasa kita tidak hanya mendapatkan lapar dan haus namun juga mendapatkan ganjaran pahala yang berrlipat ganda nanti di hari akhirat,” jelasnya lagi.

Melalui kegiatan pembuka ini, madrasah berharap para murid dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh sukacita dan pemahaman ilmu yang benar. Agenda ini akan terus berlanjut sepanjang bulan Ramadan dengan berbagai variasi kegiatan, termasuk tadarus bersama dan pesantren kilat.

Kepala MIN 4 Tabalong, Rina Hidayati, S.Ag, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperhalus budi pekerti murid dan melatih disiplin melalui pembiasaan ibadah. Meskipun dalam keadaan berpuasa tetap khusuk dan tertib dalam melaksanakan kegiatan.

"Kami ingin Ramadan tahun ini menjadi momentum transformasi karakter bagi anak-anak. Dengan memulai hari melalui salat duha, kita menanamkan ketenangan batin dan kedisiplinan kepada murid yang akan dilanjutkan dengan kegiatan religius lainnya," ujar Rina Hidayati.

Ia menambahkan pada Ramadan tahun ini sudah disusun beragam kegiatan keagamaan yang ditargetkan sesuai dengan waktu pembelajaran di madrasah seperti salat duha setiap pagi, tausiah agama yang disampaikan oleh guru secara bergantian, serta tadarus Al Quran.

“Pada kegiatan Ramadan 1447 H untuk pembelajaran di madrasah sesuai keputusan rapat sebelumnya akan kita laksanakan kegiatan keagamaan, mulai ibadah salat dhuha, tadarrus al quran, dan praktik ibadah lainnya. Kita usahakan mengkhatamkan minimal satu kali selama kegiatan. Semoga dengan adanya kegiatan pesantren Ramadhan ini, dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT," jelas kamad lagi. (Rep: Amiin/Ft: Faisal)