MTsN 10 Tabalong – Sebanyak 23 siswa kelas IX-A MTsN 10 Tabalong mengikuti praktik proyek Tekanan Hidrostatis pada Selasa (23/9/2025) di depan ruang kelas. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang dipandu oleh guru IPA kelas IX-A, Sri Eva Nulya, S.Pd., dengan menggunakan media roket air dan kincir air.
Praktik tersebut bertujuan memperkuat pemahaman peserta didik mengenai konsep tekanan air sesuai kurikulum kelas IX. Melalui roket air, siswa menyaksikan bagaimana tekanan menghasilkan gaya dorong yang meluncurkan botol ke udara. Sedangkan pada kincir air, mereka mengamati aliran air bertekanan yang mampu menggerakkan baling-baling.
Guru IPA kelas IX-A, Sri Eva Nulya, S.Pd., menuturkan bahwa metode praktik dipilih untuk mempermudah siswa memahami teori. “Dengan percobaan roket air dan kincir air, siswa bisa melihat bahwa tekanan air menghasilkan energi. Hal ini membuat mereka belajar tidak hanya dari buku, tetapi juga dari pengalaman nyata,” ujarnya.
Salah satu peserta didik, Risya Nur Azmi, menyampaikan kesan positifnya. “Belajar dengan roket air dan kincir air membuat saya lebih paham bagaimana tekanan air bekerja. Ternyata ilmu fisika bisa kita lihat langsung dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Guru IPA kelas VII–VIII, Marlina, S.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dipandu rekan kerjanya. “Proyek tekanan hidrostatis yang dilaksanakan Bu Sri Eva sangat baik untuk melatih keterampilan ilmiah siswa. Dari sisi guru lain, kami melihat kegiatan ini bisa menjadi contoh pembelajaran inovatif yang menghubungkan teori dengan praktik,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan diskusi kelompok dan presentasi hasil pengamatan. Seluruh kelompok mampu menunjukkan bukti bahwa teori tekanan hidrostatis dapat dijelaskan melalui eksperimen sederhana.
Melalui kegiatan ini, MTsN 10 Tabalong berupaya menghadirkan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan aplikatif. Diharapkan peserta didik semakin mencintai ilmu pengetahuan sekaligus mampu mengaitkan teori dengan fenomena kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari ikhtiar membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan bermanfaat bagi sesama.
Rep/Ft: Humas
