Loading...
CLOSE

Program Pembiasaan Ibadah Berhasil, Siswa Kelas I Hafal Wirid Sholat dan Hadis Pendek ​​​​​​​

Mis Plus Ash Shiratal Mustaqim - Orang tua siswa kelas I MIS Plus Ash Shiratal Mustaqim menyampaikan rasa bangga atas capaian putra-putrinya yang berhasil menghafal wirid pendek sholat Zuhur, doa sholat Dhuha, serta 35 hadis pendek dalam kurun waktu enam bulan atau satu semester. Capaian ini merupakan bagian dari program pembiasaan ibadah dan penguatan karakter religius di madrasah.

Program hafalan wirid, doa, dan hadis pendek tersebut dilaksanakan secara bertahap melalui bimbingan guru dalam kegiatan pembelajaran dan pembiasaan harian di madrasah. Materi disusun menyesuaikan usia peserta didik agar mudah dipahami, dihafal, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MIS Plus Ash Shiratal Mustaqim, Mukhlis Abdi, M.Ed., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil pembinaan yang konsisten serta dukungan orang tua. “Alhamdulillah, dalam satu semester anak-anak kelas I sudah mampu menghafal wirid sholat Zuhur, doa sholat Dhuha, dan 35 hadis pendek. Ini menjadi langkah awal yang baik dalam membentuk karakter Islami sejak dini,” ujarnya , Kamis (22/01/26).

Ia menegaskan bahwa madrasah tidak hanya menargetkan capaian hafalan semata. “Kami berharap anak-anak tidak hanya hafal, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkan doa serta hadis tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” tambah Mukhlis.

Di akhir, Mukhlis, menyampaikan harapannya agar pembiasaan ibadah ini terus berlanjut. “Kami berharap capaian hafalan wirid, doa, dan hadis pendek selama satu semester ini menjadi fondasi awal bagi anak-anak untuk tumbuh sebagai pribadi yang cinta ibadah, berakhlak mulia, serta istiqamah dalam mengamalkan nilai-nilai Islam sepanjang hayat,” pungkasnya.

Salah satu orang tua murid, Diana, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi kepada pihak madrasah. “Sebagai orang tua, saya sangat bangga dan terharu. Dalam enam bulan, anak kami sudah mampu menghafal wirid sholat Zuhur, doa sholat Dhuha, dan 35 hadis pendek yang kini mulai dipraktikkan di rumah,” tuturnya.

Menurut Diana, program pembiasaan tersebut memberikan dampak positif bagi anak dan keluarga. “Anak menjadi lebih rajin beribadah, terbiasa berdoa, dan mulai memahami adab-adab sederhana yang diajarkan melalui hadis,” lanjutnya.

 

(Rep/Ft:Riduan)