Loading...
CLOSE

Pra MTQ Jadi Ajang Pembinaan, 170 Peserta Tampil di Hadapan Pelatih Kabupaten

Tanjung (Kemenag Tabalong) – Sebanyak 170 peserta mengikuti kegiatan Pra Musabaqah Tilawatil Qur’an (Pra MTQ) tingkat Kabupaten Tabalong tahun 2025 yang digelar selama dua hari, 7 s.d 8 Oktober 2025 di Kantor Kemenag Tabalong.

Ajang Pra MTQ menjadi sarana persiapan menuju MTQ ke-50, sekaligus sebagai wadah pembinaan, di mana seluruh peserta tampil di hadapan pelatih kabupaten untuk dinilai dan dievaluasi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong sekaligus Ketua I LPTQ Tabalong, H. Sahidul Bakhri, turut hadir memberikan pengarahan secara langsung kepada peserta di masing-masing ruangan lomba.

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Pra MTQ menjadi kesempatan penting bagi peserta untuk mengukur kemampuan sekaligus mempersiapkan diri lebih matang sebelum tampil di MTQ sesungguhnya.

“Pra MTQ ini sebagai wadah pembinaan. Dari sini kita bisa melihat sejauh mana kemampuan peserta, sekaligus memberikan masukan agar lebih siap tampil di arena sebenarnya,” ucapnya.

Hari pertama Pra MTQ diisi dengan penampilan peserta dari cabang Tartil, Tilawah Anak, Tahfizh 5 Juz, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ). Sementara pada hari kedua, giliran peserta dari cabang Tilawah Remaja, Tahfizh 1 Juz, Tilawah Syarhil Qur’an, serta Hafalan Hadist.

Sebelum peserta tampil, para pelatih kabupaten memberikan pengarahan teknis dan motivasi. Selanjutnya, peserta menunjukkan kemampuannya sesuai cabang lomba masing-masing. Setiap penampilan akan mendapat penilaian dan evaluasi dari tim pelatih kabupaten yang terdiri dari para qari, hafizh, dan praktisi Al-Qur’an berpengalaman.

Evaluasi tersebut menjadi bahan penting bagi peserta untuk memperbaiki kualitas bacaan, hafalan, maupun penguasaan materi lomba. Selain itu, juga menjadi pedoman bagi LPTQ Tabalong dalam menentukan arah pembinaan ke depan.

H. Sahidul Bakhri berharap melalui Pra MTQ ini lahir bibit-bibit unggul yang mampu membawa harum nama Tabalong di tingkat provinsi bahkan nasional. “Jangan cepat puas dengan capaian hari ini. Gunakan kesempatan ini sebagai proses belajar, berlatih, dan memperbaiki kekurangan. Semoga dari Pra MTQ ini kita bisa menghasilkan generasi Qur’ani yang bukan hanya siap berlomba, tetapi juga siap menjadi teladan di masyarakat,” tandasnya. (Rep:Sry/Ft:Mukhlis)