MAN 3 Tabalong – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tabalong, Drs. H. Suberiani, M.Pd., menegaskan pentingnya peran guru sebagai ujung tombak peningkatan mutu pendidikan madrasah. Seluruh guru, baik Aparatur Sipil Negara (PNS-PPPK) maupun Non-ASN, diminta untuk terus berinovasi dan kreatif dalam menjadikan dirinya sebagai model pembelajaran yang inspiratif bagi peserta didik.
Arahan tersebut disampaikan Kepala Madrasah dalam kegiatan pembinaan dan evaluasi kinerja guru yang dilaksanakan di Ruang Guru MAN 3 Tabalong, Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bersama bagi para pendidik untuk meningkatkan profesionalisme serta kualitas layanan pendidikan di madrasah. Kamis (5/2/26).
Dalam sambutannya, Suberiani menekankan bahwa guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membentuk karakter, sikap, dan kepribadian siswa. Oleh karena itu, guru harus mampu menjadi teladan dalam kedisiplinan, etika kerja, tanggung jawab, serta integritas dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Guru harus mencerminkan pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab, serta memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru juga diharapkan mampu mendampingi siswa secara totalitas agar mereka tumbuh menjadi peserta didik unggulan yang mampu berkarya sesuai potensi dan bakatnya,” ujar Suberiani.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa inovasi dan kreativitas guru sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern. Pemanfaatan teknologi pembelajaran, pengembangan metode belajar aktif, serta penerapan pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Yarni, S.Pd.I., Gr., menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran merupakan kewajiban setiap pendidik. Ia menegaskan pentingnya evaluasi dan pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan agar pembelajaran di kelas selalu relevan dengan kebutuhan peserta didik.
“Guru harus senantiasa meningkatkan kualitas mengajarnya, baik melalui pengembangan perangkat pembelajaran, peningkatan kompetensi pedagogik, maupun melalui pelatihan dan diskusi profesional. Semua itu dilakukan demi mendidik siswa dengan penuh semangat dan totalitas,” tuturnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Mujahidin, Guru Bahasa Indonesia MAN 3 Tabalong, yang menyatakan kesiapannya untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam proses pembelajaran. Ia menilai bahwa refleksi dan pembaruan metode mengajar menjadi kunci agar siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang bermakna.
“Kami sebagai guru siap berbenah dan terus belajar agar siswa mendapatkan pendidikan terbaik di madrasah, sehingga mampu menjadi generasi yang siap menghadapi masa depan,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut dari arahan Kepala Madrasah, MAN 3 Tabalong berkomitmen untuk mendorong peningkatan kompetensi guru melalui kegiatan pengembangan profesional berkelanjutan, seperti supervisi akademik, pelatihan inovasi pembelajaran, serta forum diskusi guru. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran dan menjadikan MAN 3 Tabalong sebagai madrasah yang unggul dalam prestasi dan karakter.
(Rep:Awi/Ft:Aldi)
