MTs Ihya Ulumuddin Bilas – Dalam rangka menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-50, dewan guru MTs Ihya Ulumuddin Bilas mengikuti kegiatan Simulasi Announcer dan MC yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kementerian Agama Kabupaten Tabalong. Diselenggarakan di Aula Desa Masingai II, Rabu (29/10/25).
Kegiatan simulasi ini dipimpin langsung oleh perwakilan LPTQ Kemenag Tabalong, H. Syaifur Rafiq dan Sri Wahyuni, yang memberikan simulasi serta pelatihan teknis terkait tata cara menjadi announcer (pembawa acara) dan master of ceremony (MC) pada acara-acara resmi keagamaan, khususnya MTQ. Dalam pelatihan tersebut, para peserta diberi pemahaman mengenai teknik vokal, intonasi, penggunaan bahasa yang baik, hingga etika berbicara di depan umum.
H. Syaifur Rafiq dalam arahannya menyampaikan bahwa kemampuan menjadi MC dan announcer bukan hanya tentang berbicara di depan publik, tetapi juga bagaimana membawakan suasana yang khidmat, tertib, dan menggugah semangat peserta.
“Announcer dan MC memegang peran penting dalam kesuksesan sebuah acara. Dengan pelatihan ini, diharapkan para guru bisa menjadi contoh dalam berkomunikasi yang baik dan profesional, khususnya pada kegiatan MTQ ke-50 nanti,” ujar beliau.
Sementara itu, Sri Wahyuni menambahkan bahwa kegiatan simulasi ini juga merupakan bentuk pembinaan untuk memperkuat sinergi antara LPTQ dan lembaga pendidikan dalam mencetak generasi Qurani.
“Kami ingin membekali agar lebih percaya diri dan mampu mengarahkan Peserta dengan baik saat tampil di kegiatan MTQ. Pelatihan ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan penyelenggaraan MTQ yang lebih berkualitas,” jelasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh seluruh dewan guru MTs Ihya Ulumuddin Bilas, termasuk Noerhaniansyah dan Sulistiowati, yang ikut berpartisipasi aktif dalam simulasi sebagai announcer dan MC. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari teori hingga praktik langsung di depan audiens.
Dengan adanya kegiatan simulasi ini, MTs Ihya Ulumuddin Bilas dapat berkontribusi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-50, sekaligus terus berkomitmen membina insan madrasah yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa Qurani.
(Rep/Ft:Sulis)
