Tanjung (Kemenag Tabalong) -– Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2025, Plt. Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, H. Abd Khairi, S.Ag., M.M., memimpin rapat koordinasi di Aula Darul Rahim, Kantor Kemenag Tabalong.Senin(06/10/25)
Apel Hari Santri Nasional 2025 akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada Rabu, 22 Oktober 2025, sesuai dengan Surat Edaran Nomor SE.33 Tahun 2025. Tahun ini, apel mengusung tema, yakni “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”
Seluruh peserta apel diwajibkan mengenakan pakaian khas santri, yaitu sarung, atasan putih, dan peci hitam bagi laki-laki, sedangkan perempuan menyesuaikan dengan pakaian muslimah yang sopan.
“Dengan mengenakan pakaian khas santri, kita ingin menegaskan identitas dan semangat para santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ujar H. Abd Khairi,
Dikatakannya apel Hari Santri yang tahun ini rencananya akan dilaksanakan di Pendopo Bersinar Tanjung. Pelaksanaannya melibatkan Kementerian Agama Kabupaten Tabalong bersama Pemerintah Daerah Kab. Tabalong.
"Kami berharap semua pihak bisa berpartisipasi, termasuk para ustadz, ustadzah Ponpes, kepala madrasah, dan kepala KUA se-Kabupaten Tabalong. Kehadiran dan dukungan semua elemen sangat penting untuk kelancaran acara Hari Santri tahun ini," ujarnya.
Selain apel, acara juga akan diisi dengan penyerahan penghargaan kepada santri berprestasi. “Kegiatan ini diharapkan menjadi bentuk motivasi bagi para santri untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam berbagai bidang.”ungkapnya
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, santri-santri dari Tabalong juga akan dikirim ke tingkat provinsi untuk mengikuti pentas seni, seperti kaligrafi, madihin, dan drama islami.
H. Abd Khairi menambahkan, “Harapan kami, peringatan Hari Santri tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para santri dan ulama, tetapi juga menjadi semangat bagi seluruh generasi muda santri di Tabalong agar terus memperkuat keimanan, memperdalam ilmu, dan berperan aktif dalam membangun peradaban bangsa.
“Selain itu, kami berharap kegiatan ini dapat mempererat ukhuwah antar-santri sekaligus meningkatkan peran serta mereka dalam pembangunan bangsa. Semoga santri-santri kita dapat menjadi penerus yang berakhlak mulia, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman demi kejayaan Indonesia.”pungkasnya(Rep;Ela/Ft:Halim)
