MTsN 4 Tabalong – Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan Pendidikan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tabalong melakukan kegiatan skrining anti-narkoba bagi para siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong, Kamis (20/11/25).
Kegiatan yang dipusatkan di ruang Humas madrasah tersebut melibatkan lima siswa yang dipilih untuk mengikuti serangkaian tes awal terkait deteksi penyalahgunaan narkotika. Petugas BNN Tabalong memberikan penjelasan mengenai tujuan skrining, prosedur pelaksanaan, serta pentingnya menjaga lingkungan madarsah yang bebas narkoba.
Perwakilan BNN Tabalong Khairunnisa, S. Tr. AK menjelaskan bahwa skrining dilakukan sebagai deteksi dini sekaligus sarana edukasi bahaya penyalahgunaan narkotika. Ia menegaskan bahwa pelajar merupakan kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus karena rentan terhadap pengaruh lingkungan.
Khairunnisa berharap agar melalui kegiatan ini siswa semakin memahami konsekuensi serius dari penyalahgunaan narkoba dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. “Kami berharap mereka tidak hanya menjaga diri, tetapi juga berani mengingatkan teman-temannya untuk menjauhi narkoba. Pencegahan akan berhasil jika dilakukan bersama,” ungkapnya.
Kepala MTsN 4 Tabalong M. Yusuf, S. Pd. I, M. Pd menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini serta menegaskan bahwa madrasah sangat mendukung upaya pencegahan sejak dini. Ia berharap skrining ini dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya narkoba serta membentuk generasi yang berkarakter kuat dan mampu menolak segala bentuk pengaruh negatif.
“Kami ingin siswa MTsN 4 Tabalong tumbuh menjadi generasi yang sehat, disiplin, dan bebas dari narkoba. Madrasah akan terus berkomitmen menjaga lingkungan belajar yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu guru Bimbingan Konseling (BK) MTsN 4 Tabalong Linda Aspiana, S. Pd yang juga merupakan Duta BNN di madarsah, menilai kegiatan skrining ini sangat bermanfaat dalam mengukur kondisi psikologis dan perilaku siswa terkait risiko penyalahgunaan narkoba. Ia menyampaikan bahwa data dari skrining akan membantu guru BK dalam memberikan layanan konseling yang lebih terarah.
“Kegiatan ini memberi kami gambaran awal tentang kondisi siswa sehingga intervensi atau pembinaan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut demi menjaga kesehatan mental dan moral peserta didik,” ujarnya.
Kegiatan skrining berjalan lancar dengan pengawasan pihak madrasah dan BNN. Hasil pemeriksaan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan digunakan sebagai dasar penguatan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan MTsN 4 Tabalong. (Rep:Dyah/Ft:Helda)
