MTsN 4 Tabalong – Para guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong untuk pertama kalinya menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pendidik, pada Selasa, (3/2/26).
Program tersebut menjadi langkah nyata dukungan pemenuhan gizi bagi tenaga pendidik agar tetap sehat dan optimal dalam menjalankan tugas pembelajaran.
Pemberian MBG ini menyasar seluruh guru di MTsN 4 Tabalong yang berjumlah 81 orang. Kegiatan berlangsung tertib dengan pendistribusian langsung kepada para pendidik. Program dari BGN tersebut bertujuan mendukung kondisi fisik dan kesehatan guru sehingga dapat menunjang kualitas proses belajar mengajar di madrasah.
Para guru menyambut baik program tersebut dan menilai bantuan MBG tidak hanya bermanfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Dukungan semacam ini diharapkan dapat berkelanjutan sehingga memberi dampak positif bagi lingkungan kerja madrasah.
Kepala MTsN 4 Tabalong, M. Yusuf, S. Pd. I, M. Pd, menyampaikan bahwa perhatian terhadap asupan gizi guru merupakan hal penting karena pendidik memiliki peran sentral dalam keberhasilan pendidikan.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan di madrasah. Ketika kesehatan dan kesejahteraan mereka diperhatikan, maka semangat kerja dan kualitas pembelajaran juga akan meningkat. Kami sangat mengapresiasi program MBG dari BGN ini karena memberikan manfaat nyata bagi para pendidik,” ujarnya.
Yusuf juga berharap program MBG untuk guru ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih luas bukan hanya di MTsN 4 Tabalong.
“Kami berharap perhatian terhadap kesejahteraan guru tidak berhenti sampai di sini. Program seperti ini sangat membantu menjaga kondisi fisik pendidik, sehingga mereka dapat terus memberikan pengajaran terbaik bagi peserta didik. Semoga kegiatan ini berkesinambungan dan semakin memperkuat kualitas pendidikan di madrasah,” tambahnya.
Salah satu guru penerima MBG, Rahmi Wahdini, S. Pd, mengaku bersyukur atas adanya program tersebut. “Kami merasa diperhatikan. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menunjang kesehatan kami sebagai pendidik. Dengan kondisi tubuh yang terjaga, tentu kami bisa lebih fokus dan bersemangat saat mengajar di kelas,” ungkapnya.
Penyaluran MBG untuk guru dilakukan melalui koordinasi pihak madrasah dengan pelaksana program MBG dari BGN, penyaluran bersamaan dengan MBG siswa setiap hari pada saat istirahat pertama yang dilaksanakan pukul 09.40 Wita. (Rep:Dyah/Ft:Tasya)
