MTsN 11 Tabalong – Madrasah Tsanawiyah Negeri 11 Tabalong melaksanakan upacara bendera pada Senin (15/9/25) di halaman madrasah. Upacara diikuti oleh seluruh pendidik, tenaga kependidikan, serta peserta didik.
Petugas upacara kali ini berasal dari kelas VII A dengan pembina upacara Eka Fuji Rahayu, S.Pd., yang menyampaikan amanat tentang bahaya zat adiktif. Sebelum masuk ke materi inti, ia terlebih dahulu memberikan apresiasi kepada para petugas yang sudah melaksanakan perannya dengan baik.
“Alhamdulillah, petugas upacara hari ini sudah bagus. Semoga petugas selanjutnya dari kelas VII B dapat lebih baik lagi,” ungkapnya.
Dalam amanatnya, Eka menekankan pentingnya menjaga diri dari pengaruh zat adiktif yang banyak dijumpai di lingkungan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa zat adiktif, khususnya rokok, memiliki dampak buruk baik untuk kesehatan maupun kehidupan sosial ekonomi.
“Zat adiktif ini, terutama rokok itu sangat berbahaya. Bukan hanya merusak tubuh, tetapi juga menguras kantong. Sekalipun kalian membeli rokok dengan uang hasil kerja sendiri, misalnya dari pekerjaan lain, itu tetap tidak benar. Kalian ini pelajar, tugas utamanya belajar. Bukan bekerja untuk sesuatu yang justru merugikan diri kalian,” tegasnya.
Eka juga menjelaskan lebih rinci tentang bahaya rokok bagi kesehatan. Menurutnya, rokok bersifat adiktif yang membuat penggunanya sulit berhenti, meskipun dampaknya sangat merugikan.
“Rokok itu menyebabkan kecanduan, namun efek sampingnya buruk sekali. Bisa menyebabkan kanker, serangan jantung, penyakit paru-paru, hingga merusak organ tubuh lainnya. Jangan biarkan rokok merenggut masa depan kalian hanya karena rasa penasaran atau ikut-ikutan teman,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kebiasaan merokok sejak usia remaja hanya akan merugikan diri sendiri. Tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga menghalangi peserta didik untuk fokus dalam belajar dan meraih prestasi.
“Harusnya kalian duduk manis untuk belajar dan menyiapkan masa depan yang cemerlang. Jangan sampai nantinya menyesal. Peraturan yang ada di sekolah ini bukan untuk guru, tapi untuk kebaikan kalian sendiri,” lanjutnya.
Eka berharap melalui pelaksanaan upacara ini para siswa semakin memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat. Ia menekankan bahwa menjauhi zat adiktif merupakan bentuk kedisiplinan diri yang akan membawa dampak positif bagi masa depan mereka.
“Madrasah adalah tempat kalian membangun pondasi kehidupan. Jika pondasi itu lemah karena kebiasaan buruk, maka masa depan pun akan mudah runtuh. Oleh karena itu, jagalah kesehatan, pergaulan, serta patuhi aturan sekolah. Semua itu bukan untuk membatasi, tetapi justru untuk melindungi kalian,” jelasnya.
Di akhir amanatnya, ia menyampaikan harapan agar peserta didik MTsN 11 Tabalong senantiasa terhindar dari perilaku negatif. “Semoga ke depannya anak-anak ibu tidak ada yang terjerumus pada hal-hal yang merugikan,” tutupnya. (Rep: Murtajiah/Ft: Khairul Fajri)
