Loading...
CLOSE

Pembina Ajak Warga Madrasah Berjuang Bersama Menuju Adiwiyata Provinsi

 

MIN 4 Tabalong – Guru yang juga sebagai ketua Tim Adiwiata Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tabalong Maslian Noor, S.Pd sebagai pembina upacara bendera Senin (26/1/26) diamanatnya mengingatkan bahwa pelaksanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sehat (GPBLHS) sebagai bagian dari program adiwiata yang disandang oleh madrasah merupakan tanggung jawab bersama semua warga madrasah baik Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) maupun peserta didik.

“Tahun ini adalah tahun ketiga madrasah kita melaksanakan GPBLHS dan tahun kedua menyandang status adiwiyata tingkat kabupaten yang mana kita sebagai warga madrasah wajib berperilaku ramah lingkungan, peduli dengan kebersihan yang dimulai dengan langkah nyata seperti membuang sampah pada tempatnya, kita harus pertahankan perilaku menjaga lingkungan tersebut,” pesan Maslian Noor mengawali amanatnya.

Ditambahkannya kewajiban berperilaku ramah lingkungan tersebut harus dimulai dan menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing sebelum mengingatkan atau menegur orang lain. Kita utamakan memberikan contoh dari perilaku kita sehingga orang malihat langsung bagaimana seharusnya perilaku yang baik terhadap lingkungan tersebut, tanpa harus menegur dan memberikan contoh dengan perkataan.

“Jadilah contoh langsung dari diri kita sendiri misal membuang sampah ke tempat sampah maka orang yang melihat hal tersebut akan memahami bagaimana tindakan yang benar membuang sampah tanpa harus kita berkata atau bahkan menegurnya. Dan tentu saja kesadaran ini harus kita mulai dari diri masing-masing,” tambahnya.

Dilanjutkannya untuk membuat perubahan yang besar disiplin dalam perilaku harus dimulai dari diri sendiri dan dari hal yang kecil. Kesadaran setiap orang sangat menentukan kesuksesan sebuah program atau kegiatan yang dilaksanakan seperti program adiwiyata di madrasah.

“Kita mulai langkah perubahan dari diri kita, sebelum kita mengawasi dan menegur teman kita pastikan dulu perubahan pada diri kita dengan tertib menjaga dan berperilaku bersih. Sehingga tanpa harus menegur teman yang melanggar pun kita akan menjadi contoh tauladan bagaimana seharusnya perilaku ramah lingkungan tersebut” tambahnya lagi.

Selanjuntnya ia mengingatkan bahwa kewajiban menjaga kebersihan khususnya dilingkungan madrasah bukan hanya tata tertib madrasah tapi juga merupakan perintah agama kepada orang beriman.

“Menjaga kebersihan itu bukan hanya peraturan madrasah, namun sebagai seorang muslim kita diwajibkan menjaga dan berperilaku hidup bersih. Artinya kalau kita mengabaikannya dengan membuang sampah sembarangan kita bukan hanya melanggar tata tertib madrasah tapi juga melanggar perintah agama dan itu ada sebuah perbuatan dosa,” lanjutnya.

Diakhir amanat ia menyampaikan bahwa tahun 2026 ini madrasah akan menuju status sekolah sdiwiyata provinsi, untuk itu kerja sama semua warga madrasah dalam mendukung upaya dan usaha tersebut sangat menentukan. “Insyaallah tahun ini kita akan upayakan maju menjadi sekolah adiwiyata tingkat provinsi, mari kita jaga kerja sama dan usaha untuk keberhasilannya,” pungkas Maslian Noor. (Rep:Amiin/Ft: Faisal)