MTsN 4 Tabalong – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong mengoptimalkan persiapan siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) melalui program Bimbingan Belajar (Bimbel). Program ini mulai dilaksanakan pada Jum’at (23/1/26) diruang kelas madrasah.
Bimbel TKA yang diselenggarakan secara terstruktur yang berfokus pada bidang literasi dan numerasi, sebagai langkah strategis meningkatkan kesiapan akademik siswa kelas IX akhir dalam menghadapi asesmen tersebut.
Bimbingan belajar diikuti oleh siswa yang akan mengikuti TKA dengan pendampingan langsung dari guru mata pelajaran terkait. Kegiatan dilaksanakan dua kali dalam seminggu, yaitu setiap Jumat pukul 14.30–15.30 WITA dan Sabtu pukul 08.00–10.15 WITA. Jadwal ini disusun agar tidak mengganggu pembelajaran reguler namun tetap memberikan penguatan materi secara optimal.
Materi pembinaan menitikberatkan pada peningkatan kemampuan membaca pemahaman, analisis informasi dalam teks, serta penguatan numerasi yang mencakup penalaran matematis dan pemecahan masalah. Siswa juga rutin mengerjakan latihan soal berbasis model TKA guna melatih ketepatan, ketahanan belajar, dan manajemen waktu saat mengerjakan soal.
Kepala MTsN 4 Tabalong M. Yusuf, S. Pd. I, M. Pd menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam menjaga kualitas akademik peserta didik. Literasi dan numerasi, menurutnya, merupakan kompetensi dasar yang menentukan keberhasilan siswa dalam berbagai bidang pembelajaran maupun evaluasi akademik.” Melalui program bimbingan belajar ini, kami berharap kemampuan literasi dan numerasi siswa meningkat secara signifikan sehingga hasil TKA nantinya dapat mencerminkan mutu pembelajaran yang telah dilaksanakan sekaligus memperkuat kesiapan akademik peserta didik,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fidia Hastuti, S.Pd, selaku ketua panitia pelaksana, menjelaskan bahwa program bimbingan belajar dirancang berdasarkan pemetaan kebutuhan belajar siswa. “Kami melihat pentingnya penguatan literasi dan numerasi sebagai bekal utama siswa menghadapi TKA. Melalui pendampingan rutin, latihan soal terarah, dan evaluasi berkala, kami berharap siswa lebih percaya diri serta mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Fidia menambahkan pelaksanaan bimbingan dilakukan dalam masing-masing kelas agar pendampingan lebih efektif. Guru memberikan pembahasan mendalam terhadap hasil latihan, mengidentifikasi kendala belajar siswa, serta menyusun tindak lanjut pembelajaran sesuai kebutuhan masing-masing peserta.
Salah satu siswa kelas IX yang mengikuti bimbingan, Syifa Alya Putri, mengaku program tersebut sangat membantu. Ia mengatakan latihan soal yang rutin diberikan membuatnya lebih memahami pola soal TKA. “Kami jadi lebih sering berlatih dan tahu cara mengatur waktu saat mengerjakan soal. Pembahasan dari guru juga membantu memahami materi yang sebelumnya sulit,” tuturnya. (Rep:Dyah/Ft:Daus)
