Tanjung ( MTsN 10 Tabalong) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 10 Tabalong telah sukses menuntaskan pembagian ijazah bagi 46 orang alumni tahun pelajaran 2024/2025. Proses penyerahan dokumen kelulusan yang terencana ini, bertempat di ruang Tata Usaha madrasah pada Senin, (30/06/25)
H. M. Kamtari, S.S., Kepala Tata Usaha MTsN 10 Tabalong, menegaskan bahwa ijazah merupakan dokumen mutlak yang wajib dijaga dengan baik oleh seluruh alumni. Ia menyoroti beragam kasus hilangnya atau rusaknya ijazah alumni di kemudian hari, sebuah kondisi yang sangat disayangkan. "Mengingat ijazah adalah dokumen negara yang sering kali menjadi syarat utama dalam berbagai aktivitas, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun melamar pekerjaan, keberadaannya sangatlah krusial," ujar Kamtari.
Untuk memastikan keamanan ijazah sejak awal, Kamtari membagikan beberapa langkah praktis. "Hendaknya ijazah yang sudah kami bagikan bisa langsung dilaminasi sebagai langkah pengamanan pertama, kemudian dimasukkan ke dalam map yang sudah kita sediakan, selanjutnya simpan di tempat aman dan nyaman saat dicari," jelasnya saat proses pembagian ijazah.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya alumni untuk segera memeriksa kembali setiap data yang tertera pada ijazah. Hal ini bertujuan agar jika terjadi kekeliruan dalam penulisan, dapat segera ditindaklanjuti. "Kami akan mengupayakan blangko pengganti jika memang ada kesalahan dalam penulisan. Oleh karena itu, kami sangat berharap siswa-siswi segera mengambil ijazah sesuai urutan kelas yang telah ditentukan dan langsung memeriksanya," tegas Kamtari.
Kepala MTsN 10 Tabalong, Drs. H. Rahman Noor, turut mendukung penuh dan memperkuat imbauan yang disampaikan oleh Kepala Tata Usaha terkait pentingnya pengelolaan dokumen alumni. Beliau menekankan bahwa pengambilan ijazah yang tepat waktu serta penyimpanannya yang baik merupakan tanggung jawab vital alumni demi kelancaran masa depan mereka. "Kami berharap alumni tidak menunda pengambilan ijazah, karena madrasah telah berupaya maksimal dalam proses penyelesaian dan verifikasi data. Dukungan dan kerja sama alumni sangat kami harapkan dalam menjaga kelengkapan dokumen penting ini," ujar Kamad. Pihak madrasah juga mengimbau agar seluruh ijazah diambil paling lambat hingga tanggal 2 Juli 2025, atau selambat-lambatnya tiga hari terhitung sejak pengumuman pengambilan ijazah.
Secara keseluruhan, proses pembagian ijazah di MTsN 10 Tabalong terlaksana dengan tertib, lancar, dan terkendali. Koordinasi yang baik dari pihak madrasah, serta kedisiplinan dan dukungan aktif dari para alumni yang datang sesuai jadwal, menjadi kunci utama keberhasilan distribusi dokumen penting ini. Wahyu Tri Widodo, seorang alumni yang berhasil menerima ijazahnya, mengungkapkan rasa syukurnya, "Penerimaan ijazah ini adalah momen yang sangat berarti bagi saya sebagai alumni. Terima kasih kepada seluruh pihak madrasah yang telah memastikan proses ini berjalan lancar dan tepat waktu" ujarnya
Rep/Ft: Humas
