Tanjung (MTs Ar Raudlah Tanta) Kepala Madrasah (Kamad) Madrasah Tsanawiyah Ar Raudlah Tanta mengirim dua regu pramuka peserta masing-masing beranggota 8 siswa putra dan 8 siswa putri dalam perkemahan Bawa Perubahan (BAPER IV) Tingkat Penggalang Se Kabupaten Tabalong Tahun 2025 yang dilaksanakan dibumi perkemahan MAN 3 Tabalong
Kepala MTs Ar Raudlah Tanta Saidilah, S.Pd menyampaikan pesan-pesan serta dukungan kepada kedua regu agar bisa memanfaatkan event ini untuk belajar dan berkolaborasi dengan berbagai anggota pramuka se Kabupaten Tabalong dengan mengikuti berbagai perlombaan seperti Pionering,Daily Vlog,Tapak Tenda dan Pentas Seni.
“Manfaatkan momen ini dengan sebaik mungkin. Ikuti kegiatannya, jalin jejaring dengan anggota pramuka dari daerah lain. Pelajari hal-hal baru yang tidak akan kalian dapatkan jika hanya berlatih di sekolah,” tutur Saidilah. Jum’at (26/9/25) saat melakukan pemantauan kegiatan dengan siswa siswi perwakilan madrasah dihalaman MTs Ar Raudlah Tanta
Lebih lanjut Saidilah berharap agar bisa memberikan inspirasi kepada anggota lain setelah kegiatan ini. “Bapak berharap, agar kalian bisa menjadi inspirator bagi anggota yang lain, sepulang dari kegiatan ini,” imbuhnya.
Harapan serupa juga disampaikan oleh Selvi, salah seorang anggota pramuka yang akan mengikuti kegiatan Perkemahan ini. “Terima kasih atas pesan dan nasihat dari bapak Kamad. Semoga kami bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik dan mendapatkan pengalaman serta ilmu baru,” harapnya.
Perkemahan BAPER IV ini dilaksanakan di Bumi Perkemahan MAN 3 Tabalong dari tanggal 26-28 September 2025
Sementara pembina pramuka MTs Ar Raudlah Tanta Sri Wahyuni, S.Pd mengatakan perkemahan merupakan bagian dari melatih para peserta didik untuk bisa bekerjasama dengan kelompoknya, termasuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi selama kegiatan berlangsung.
“Dalam kegiatan ini para peserta didik dilatih untuk saling bekerjasama bersama dengan kelompoknya, bersaing secara sportif melalui berbagai kegiatan lomba, mulai dari lomba baris berbaris, memasak, hasta karya hingga pentas seni,” ungkap Yuni.
Lebih lanjut Yuni menyampaikan kegiatan ini diharapkan mampu mengembangkan aspek spiritual, emosional dan rohani peserta didik. ”Kegiatan pramuka ini mampu membangun kecerdasan siswa pada ranah afeksi (sikap dan spiritual), sehingga siswa akan mampu mengembangkan karakternya secara positf dan mampu mengimbangi kurikulum formal yang lebih berorientasi pada ranah kognitif (pengetahuan) dan psikomotorik (keterampilan),” harapnya (Rep/Ft : Novita/Sefina)
