Loading...
CLOSE

Menitipkan Pendidikan dengan Hati: Orang Tua Apresiasi PMB MIS Plus Ash Shiratal Mustaqim

 

 

Mis Plus Ash Shiratal Mustaqim-Kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PMBM) di MIS Plus Ash Shiratal Mustaqim mendapat respons positif dari para orang tua calon peserta didik. Hal ini terlihat dari tingginya minat pendaftar serta kehadiran orang tua dalam sesi wawancara yang dilaksanakan di lingkungan madrasah sebagai bagian dari proses seleksi dan pengenalan program pendidikan (27/01/26).

 

Kepala madrasah, Mukhlis Abdi, M.Ed., menyampaikan bahwa wawancara dengan orang tua menjadi bagian penting untuk menyamakan visi pendidikan antara pihak sekolah dan keluarga. “Kami ingin membangun sinergi sejak awal. Pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, dan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an,” ujarnya.

 

Beliau juga menambahkan bahwa dukungan keluarga sangat menentukan keberhasilan pendidikan anak di madrasah. “Jika sekolah dan orang tua berjalan searah, insyaAllah perkembangan anak akan lebih terarah, baik dari sisi ilmu pengetahuan maupun adab,” lanjut Mukhlis.

 

Sementara itu, guru yang turut terlibat dalam proses PMBM, Ustadzah Tayyibah, menjelaskan bahwa wawancara bertujuan mengenal latar belakang anak dan kebiasaan belajar di rumah. “Kami ingin mengetahui bagaimana keseharian anak, agar pendekatan pembelajaran di sekolah bisa lebih tepat dan penuh perhatian,” jelasnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara guru dan orang tua. “Dengan komunikasi yang baik, setiap perkembangan anak dapat dipantau bersama sehingga potensi mereka bisa tumbuh maksimal,” tambahnya.

 

Salah satu orang tua calon murid, Bapak Shaleh, mengaku merasa senang dengan sistem wawancara yang diterapkan madrasah. “Saya melihat sekolah ini tidak hanya menerima siswa, tetapi juga benar-benar ingin mengenal keluarga kami. Ini membuat saya yakin menitipkan pendidikan anak di sini,” ungkapnya.

 

Ia berharap anaknya dapat tumbuh menjadi pribadi yang berilmu dan berakhlak baik. “Semoga anak saya bisa belajar dengan nyaman, mencintai Al-Qur’an, dan menjadi anak yang shalih sebagaimana visi madrasah,” tutup Shaleh.

 

(Rep/Fet:Riduan)