Loading...
CLOSE

Menggali Sejarah dan Budaya Lokal, MAN 4 Tabalong Lakukan Studi di Museum Lambung Mangkurat

 

MAN 4 Tabalong – Dalam Upaya menunjang ilmu pengetahuan  khususnya pengetahuan tentang sejarah dan budaya lokal yang ada di Kalimantan Selatan, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Tabalong melaksanakan kunjungan studi ke Museum Lambung Mangkurat di Banjarbaru bersama kepala madrasah Hidayat, S.Ag.,M.M, Wakamad Kesiswaan Galih Bayu Utomo, S.Pd guru pendamping mapel sejarah Indonesia ibu Suparti, S.Pd

Guru sejarah Indonesia, Suparti S.Pd menuturkan bahwa kunjungan yang dilaksanakan siswa dan PTK merupakan salah satu refreshing untuk siswa semabri belajar dan meningkatkan literasi karena disana siswa mampu membaca, mencari referensi atau mengetahui secara lebih jauh sejarah yang ada di Kalimantan Selatan mulai dari asal mula kota, budaya dan banyak hal yang dipelajari.

“Alhamdulilah antusias siswa terpantau baik dan merasa senang dalam belajar di museum. Mereka bertanya, mencatat kemudian mengobservasi dengan pemandu yang sudah disiapkan oleh pihak museum dengan baik maka dari itu atmosfer belajar seperti harus terus bisa dibangun agar para siswa tahu dan sangat mengenal sejarah yang terjadi di provinsi Kalimantan Selatan,” tutur Suparti pada tim Humas  Sabtu (25/10/25). di Banjarbaru

Selanjutnya ditambahkannya, kunjungan ke museum ini merupakan penyegaran untuk siswa agar siswa merasa senang serta tidak terkurung dalam pembelajaran monoton jadi secara tidak sadar para siswa bisa belajar dan melihat artefak serta peninggalan bersejarah yang ada di provinsi Kalsel tersebut..

“Semoga dengan kunjungan ini para siswa selalu bersemangat belajar Ilmu sejarah Indonesia dan sejarah kebudayaan Islam dan  yang mencakup sejarah, budaya yang ada di sekitar khususnya kearifan lokal,” pesannya.

Sementara, salah satu siswa MAN 4 Tabalong yang mengikuti kunjungan museum, Muhammad Rafli Akbar mengungkapkan dirinya senang dan berterima kasih banyak kepada pihak madrasah yang sudah membawa dirinya beserta teman-teman belajar langsung sejarah, sosial dan budaya serta kearifan lokal yang ada di Kalimantan Selatan secara langsung, .Al hamdulillah kami bisa mendapatkan ilmu tentang sejarah kerajaan Banjar, datangnya Agama Islam  dan rumah-rumah adat Banjar. tuturnya.

“Terima kasih banyak kepada pihak MAN 4 Tabalong, terutama kepada bapak kepala madrasah Hidayat yang sangat mendukung kegiatan ini, semoga kunjungan ini bisa menjadi motivasi kepada kami dalam belajar sejarah secara langsung terus menerus kedepannya,” tukasnya Rafli. (Rep:Tini/Ft: Muhyi)