Loading...
CLOSE

Matangkan Persiapan Jelang Perhelatan Akbar, Panitia Gelar Technical Meeting MTQ ke-50 Kabupaten Tabalong

Tanjung (Kemenag Tabalong) – Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-50 Tingkat Kabupaten Tabalong Tahun 2025, Panitia Pelaksana bersama Tim Kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tabalong menggelar kegiatan Technical Meeting, Senin (10/11/25), bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Desa Masingai I, Kecamatan Upau.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Kerja LPTQ Tabalong, Camat Upau, para Camat se-Kabupaten Tabalong, Ketua LPTQ Kecamatan, Kepala KUA Kecamatan, serta perwakilan official atau pendamping masing-masing kafilah.

Technical Meeting menjadi momentum penting untuk mematangkan berbagai aspek teknis dan memastikan kesiapan seluruh pihak jelang pelaksanaan MTQ ke-50.

Dalam sambutannya, Camat Upau Agustian menyampaikan bahwa pihaknya bersama panitia dan masyarakat Kecamatan Upau siap menjadi tuan rumah yang ramah dan penuh semangat.

Ia menuturkan, setibanya di Kecamatan Upau, rombongan kafilah dari seluruh kecamatan akan disambut oleh panitia pelaksana, sebagai bentuk penghormatan dan sambutan hangat dari tuan rumah.

“Kami telah menyiapkan akomodasi dan pemondokan terbaik untuk para kafilah, dewan hakim, serta sekretariat tim kerja LPTQ. Bahkan, pemondokan dengan layanan terbaik dan lingkungan terbersih akan diberikan apresiasi khusus berupa hadiah,” ungkapnya.

Selain itu, Camat Agustian juga menerangkan pawai taaruf akan digelar pada Kamis siang, dan malam harinya akan dilaksanakan pembukaan resmi MTQ ke-50. “Pada malam pembukaan nanti, juga akan hadir KH. M. Syauki MZ, Putra dari KH. Zainuddin MZ untuk memberikan tausiah,” ujar Agustian.

Sementara itu, Ka.Subbag TU Kemenag Tabalong, H. Abd. Khairi selaku Ketua III LPTQ Kabupaten Tabalong, dalam arahannya menjelaskan bahwa tahun ini sistem penilaian mengalami pembaruan. Jika sebelumnya poin hanya diberikan kepada juara I hingga juara III, maka pada pelaksanaan tahun ini poin juga akan diberikan untuk Harapan I hingga Harapan III.

“Perubahan ini bertujuan memberikan motivasi lebih bagi seluruh peserta dan kafilah agar terus berprestasi. Setiap pencapaian akan dihargai dengan poin yang akan menentukan perolehan juara umum,” jelasnya.

Setelah penyampaian materi, masing-masing koordinator cabang lomba memberikan penjelasan teknis terkait pelaksanaan lomba, aturan, dan kriteria penilaian. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pencabutan nomor peserta oleh para official kafilah. (Rep:Sry/Ft:Mukhlis)