Loading...
CLOSE

MAN 1 Tabalong Gelar Aksi “Mansatab Peduli” untuk Korban Bencana di Sumut, Sumbar, dan Aceh

MAN 1 Tabalong - MAN 1 Tabalong menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar aksi penggalangan dana bertajuk “Mansatab Peduli”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk solidaritas untuk membantu saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana alam banjir dan longsor di tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Aksi penggalangan dana dilakukan dengan cara berkeliling ke setiap kelas dan ruang guru, Jum’at (12/12/25). Seluruh warga madrasah terlibat aktif dalam kegiatan ini, mulai dari peserta didik, guru, hingga tenaga kependidikan.

Kegiatan sosial ini dikoordinir oleh Wakamad Kesiswaan, Haris Fadillah, S.S.I., dengan dukungan penuh dari seluruh guru, tenaga kependidikan, serta pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN 1 Tabalong. Para pengurus OSIM turun langsung mengumpulkan donasi dari kelas ke kelas sebagai bentuk pembelajaran nyata tentang kepedulian sosial.

Haris menyampaikan bahwa antusiasme warga madrasah sangat luar biasa. “Antusiasme warga madrasah sangat tinggi untuk berpartisipasi meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah banjir dan longsor. Alhamdulillah, hingga 11 Desember 2025, dari penggalangan dana yang dilaksanakan pada 10–12 Desember 2025, terkumpul donasi sebesar Rp3.745.000, semoga bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para korban bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala MAN 1 Tabalong, Drs. H. M. Rizali Hadi, menegaskan bahwa kegiatan Mansatab Peduli merupakan bagian dari penguatan karakter di lingkungan madrasah. “Penggalangan dana ini adalah bentuk implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, yakni menanamkan nilai empati, kepedulian, dan kepekaan sosial kepada peserta didik. Membantu sesama adalah wujud nyata pendidikan karakter yang kita tanamkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rizali berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia menegaskan, “Kami berharap kegiatan Mansatab Peduli ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Selain membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang peduli, berempati, dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap sesama,” pungkasnya. (Rep/Ft:AisyaturRidha)