Tanjung (MAN 1 Tabalong)-MAN 1 Tabalong menggelar rapat internal untuk membahas pemetaan materi pembelajaran matrikulasi keagamaan tahun pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kepala Madrasah pada Selasa (15/07/2025) dan dihadiri oleh para guru bidang studi keagamaan. Rapat tersebut bertujuan untuk menyusun struktur materi yang relevan, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik baru dalam mengikuti program matrikulasi di awal tahun pelajaran.
Plt. Kepala MAN 1 Tabalong, Drs. H. M. Rizali Hadi, turut mendampingi jalannya rapat dan memberikan arahan kepada para guru. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya pemetaan materi yang tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman yang moderat. “Matrikulasi keagamaan ini adalah pintu awal pembinaan rohani dan moral siswa. Maka materi yang disusun harus mendukung terbentuknya pribadi muslim yang cerdas, berakhlak, dan toleran,” ungkapnya.
Dalam proses diskusi, para guru memetakan tema-tema dasar seperti akidah, ibadah, akhlak, sejarah kebudayaan Islam, serta pengenalan moderasi beragama. Penyesuaian materi juga mempertimbangkan latar belakang pendidikan siswa baru yang datang dari berbagai jenjang dan lingkungan pendidikan. Hal ini dilakukan agar proses adaptasi pembelajaran berjalan optimal tanpa menimbulkan kesenjangan pemahaman.
Rizali Hadi juga menambahkan bahwa matrikulasi keagamaan menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas madrasah. Ia berharap kegiatan ini tidak bersifat formalitas semata, tetapi benar-benar menjadi media pembekalan nilai dasar keagamaan yang kuat bagi siswa baru. “Kita ingin siswa memiliki pondasi yang kokoh, bukan hanya tahu tentang Islam secara teoritis, tapi juga bisa menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Rapat pemetaan materi ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan matrikulasi yang terencana dan bermakna. Hasil pemetaan akan menjadi acuan bagi tim pengajar dalam menyusun perangkat pembelajaran, modul, dan metode pengajaran yang tepat. Diharapkan, program matrikulasi keagamaan di MAN 1 Tabalong dapat menjadi model pembinaan siswa baru yang efektif, membentuk pribadi religius, inklusif, dan cinta terhadap madrasah. (Rep/Ft: Aisyatur Ridha)
