Tanjung (MAN 4 Tabalong) – Pasukan Pengibar Bendera MAN 4 Tabalong yang dikenal dengan nama Laskar Merpati Putih, mendapatkan 2 tropi penghargaan, yaitu juara costom terbaik dan harapan 3 dalam lomba baris berbaris pada ajang Lomba Laskar Naga Hitam Competition 2025 yang diselenggarakan oleh SMAN 2 Tanjung pada Minggu (21/9/25). Kegiatan berlangsung meriah di halaman SMAN 2 Tanjung dan diikuti oleh berbagai pasukan paskibra dari sekolah-sekolah se-Kabupaten Tabalong.
Menurut Hidayat, Kepala MAN 4 Tabalong, mengikuti suatu suatu perlombaan banyak sekali manfaat yang diperoleh antara lain: menambah pengalaman, melatih keberanian dan kedisiplinan.
“tidak semua orang memperoleh pengalaman mengikuti lomba, oleh karena itu beruntunglah kalian karena mempunyai kesempatan untuk mengikuti ini dan bisa membawa nama baik MAN 4 Tabalong,” ujar Kamad MAN 4 Tabalong.
Hidayat, mengaku senang dan bangga akan prestasi yang diperoleh, juara costom terbaik dan harapan 3 PBB tim paskibra laskar merah putih MAN 4 Tabalong., pihak madrasah sangat mendukung siswa untuk mengembangkan bakat dan keterampilannya dengan mengikutkan siswanya dalam berbagai kegiatan perlombaan. Keberhasilan ini menjadi bukti semangat juang dan kerja sama tim yang solid. Pencapaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi di bidang skill maupun akademik. tuturnya
Dalam pelaksanaannya, salah satu peserta Paskibra Laskar Merpati Putih Rendy Refandi, mengutarakan bahwa ia merasa grogi saat tim paskibraka Laskar Merpati Putih akan mulai.
“saya merasa grogi saat tim paskibra mendapat giliran untuk melakkukan atraksi. Dan ini merupakan pengalaman saya yang pertama, al hamdulillah bisa teratasi,” ujarnya.
“Saya merasa bangga bisa mewakili madrasah di lomba ini. Meskipun awalnya gugup, tapi setelah tampil kami merasa senang dan mendapat banyak pengalaman baru,” tuturnya.
Dalam Partisipasi lomba ini menjadi pembinaan karakter dan disiplin bagi kami anggota Laskar Merpati Putih. Semoga kami dapat terus mengembangkan potensi siswa, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti paskibra. (Ref: Tini/Ft: Krida)
