Tanjung (Seksi PHU) – Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong kembali menggelar Sosialisasi Persiapan Penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M, setelah sebelumnya rangkaian kegiatan serupa dinyatakan rampung. Kegiatan yang diikuti oleh 146 jemaah dari berbagai kecamatan di Tabalong ini dilaksanakan pada Selasa (11/11/2025) di Aula Darul Rahim, Kantor Kemenag Kabupaten Tabalong.
Pelaksanaan sosialisasi tambahan ini digelar untuk memberikan pembekalan bagi jemaah yang baru masuk daftar keberangkatan, seiring dengan adanya penyesuaian kuota haji Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (KMHU RI) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Kuota Haji Reguler Tahun 1447 H/2026 M. Dalam keputusan tersebut, Kalimantan Selatan mendapatkan kuota sebanyak 5.187 orang, terdiri atas 4.895 jemaah reguler, 259 jemaah prioritas lanjut usia, 4 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 29 Petugas Haji Daerah (PHD).
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tabalong, Sahidul Bakhri, membuka kegiatan secara resmi sekaligus menyampaikan sambutan. Ia mengungkapkan bahwa peningkatan kuota haji ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Tabalong.
“Dengan adanya keputusan tersebut, Provinsi Kalimantan Selatan mendapatkan tambahan kuota sebanyak 1.369 orang, dari tahun sebelumnya 3.818 menjadi 5.187 jemaah untuk keberangkatan haji tahun 2026,” jelas Sahidul.
Ia menambahkan, bertambahnya kuota provinsi juga berdampak pada penambahan jumlah jemaah haji asal Kabupaten Tabalong. Karena itu, ia berpesan agar seluruh jemaah mempersiapkan diri dengan menjaga kondisi kesehatan dan menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan, termasuk paspor.
“Persiapkan diri dengan baik, mulai dari kesehatan, kelengkapan administrasi, dan niat yang tulus agar ibadah haji berjalan lancar dan mabrur,” pesannya.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi PHU Nabhan Fansuri, yang juga bertindak sebagai narasumber. Dalam paparannya, Nabhan menyampaikan berbagai hal penting yang perlu dipersiapkan oleh jemaah haji, tidak hanya terkait administrasi dan dokumen, tetapi juga kesiapan fisik dan mental.
“Beberapa hal yang harus disiapkan oleh jemaah haji antara lain melakukan medical check-up (MCU) terlebih dahulu, menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menyiapkan obat-obatan yang diperlukan, serta meningkatkan kebugaran,” ujar Nabhan.
Selain itu, kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan perwakilan dari Bank Syariah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, yang memberikan paparan terkait mekanisme pembukaan dan penyesuaian rekening haji untuk pelunasan, serta alur pemeriksaan kesehatan di klinik dan puskesmas terdekat. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif antara narasumber dan para peserta.
(Rep/Ft: Fathurrahman)
