KUA Haruai -Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Haruai menyelenggarakan kegiatan Bimbingan dan Penasehatan Perkawinan bagi tujuh pasang calon pengantin yang akan mengikuti pelaksanaan nikah massal pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Tabalong ke-60. Kegiatan berlangsung dengan tertib yang dihadiri oleh Kepala KUA Haruai, M. Raihan Fuady, M.A., beserta seluruh staf dan Penyuluh Agama Islam, Rabu/26/11/25.
Dalam arahannya, Kepala KUA Haruai menyampaikan sejumlah mekanisme penting terkait keberangkatan para peserta menuju lokasi pelaksanaan nikah massal, termasuk teknis pelaksanaannya pada hari acara tersebut. “Raihan menegaskan pentingnya kedisiplinan seluruh calon pengantin, khususnya terkait keseragaman busana serta kehadiran tepat waktu sebagai bentuk penghormatan terhadap rangkaian kegiatan resmi Hari Jadi Kabupaten Tabalong.
“Kami dari KUA Haruai berterima kasih atas kesedian para calon pengantin yang sudah berpartisifasi dalam mensukseskan program bupati tabalong di hari jadi yang ke 60, kami berharap agar pelaksanaan nanti dapat berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya serta dapat berhadir tepat waktu ditempat pelaksanaan, “Papar Raihan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan busana yang digunakan para calon pengantin pada kegiatan nantinya, agar terlihat kesegaraman serta perbedaan bagi calon pengantin maupun para tamu undangan pada kegiatan berlangsung.
“Sesuai kesepakatan panitia Untuk calon pengantin Wanita memakai jubah putih dan laki-laki memakai Seragam Putih celana hitam dan peci hitam, “tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Penyuluh Agama Islam “Rusdanuddin turut memberikan materi penasehatan perkawinan. Ia menekankan bahwa setiap pasangan calon pengantin wajib membekali diri dengan ilmu pengetahuan, terutama ilmu agama, sebagai fondasi utama dalam membangun rumah tangga. Menurutnya, pemahaman agama yang baik akan menjadikan setiap aktivitas dalam keluarga bernilai ibadah serta memperkuat ketahanan keluarga.
“Penasehatan perkawinan merupakan wajib bagi calon pengantin, terlebih ilmunya harus pian ketahui sesuai keidah dalam alquran dan hadis. Apabila calon telah membekali ilmunya dengan baik insya allah rumah tangga akan harmonis, “ujar Rusdan.
Menutup kegiatan, Kepala KUA Haruai berharap agar seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan nikah massal dapat berjalan lancar. Ia juga mendoakan agar para calon pengantin senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan hingga tiba pada hari pelaksanaan.
Kegiatan bimbingan ini menjadi bentuk komitmen KUA Haruai dalam memastikan kesiapan mental, spiritual, dan administratif para peserta nikah massal sehingga acara dapat berlangsung khidmat dan sesuai ketentuan yang berlaku.(Rep/Ft:Yuli)
