MTsN 10 Tabalong – Komitmen meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus meneguhkan nilai religius diwujudkan Kepala MTsN 10 Tabalong, Drs. Rahman Noor. Pada Jumat (03/10/2025), beliau menerima konsultasi supervisi administrasi pembelajaran dari guru mata pelajaran secara bergilir di ruang kerjanya.
Kegiatan pembinaan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap guru memiliki perangkat pembelajaran yang lengkap dan terperinci sebelum memasuki tahap supervisi kelas. Melalui pendampingan tersebut, para guru dapat mengidentifikasi kekurangan, menyiapkan dokumen yang diperlukan, sekaligus memahami pentingnya kerapian administrasi sebagai cermin profesionalisme seorang pendidik.
Kamad menegaskan bahwa kegiatan ini berorientasi pada pembinaan, bukan sekadar pemeriksaan berkas. “Salah satu tanda pembelajaran berkualitas adalah tersusunnya perangkat pembelajaran dengan baik. Dari administrasi itulah kreativitas guru dalam mengelola kelas dapat kami nilai, sehingga hasil belajar siswa bisa lebih optimal,” jelasnya.
Manfaat kegiatan ini dirasakan langsung oleh para guru. Hj. Nurhafizzaki, S.Pd. (Guru IPS), mengaku konsultasi membantunya lebih teliti dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran. “Dengan adanya konsultasi, saya bisa memahami lebih detail apa saja yang harus dipenuhi sehingga saat supervisi kelas tiba, berkas sudah siap dan lengkap. Ini membuat kami lebih tenang dan fokus pada substansi mengajar,” tuturnya.
Senada dengannya, Sri Eva Nulya, S.Pd. (Guru IPA), menyampaikan bahwa pembinaan ini sangat membantu memperbaiki kekurangan dokumen administrasi. “Jika perangkat lengkap, proses belajar mengajar akan lebih terarah, terukur, dan tentu memberi hasil yang baik bagi siswa,” ungkapnya.
Konsultasi supervisi ini melampaui sekadar urusan teknis. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi madrasah dalam menanamkan nilai luhur bahwa tugas mendidik adalah amanah suci. Dengan administrasi yang rapi, metode yang tepat, dan niat ikhlas, diharapkan guru MTsN 10 Tabalong mampu melahirkan generasi emas yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berhias akhlakul karimah.
Kamad berharap semangat profesionalisme dan keikhlasan ini terus menyala, sehingga madrasah senantiasa menjadi ladang subur untuk mencetak generasi yang cerdas, beriman, dan berkarakter mulia.
Rep/Ft: Humas
