Tabalong (MIN 7 Tabalong) – Tenaga pendidik Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Tabalong, yakni Hadiyanor, S.Pd., Zahratul Jannah, S.Pd.I, dan Isnaniah, S.Pd.I, mengikuti pelantikan kenaikan jabatan fungsional secara daring yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat, (06/02/26). Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong.
Pelantikan jabatan fungsional tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan dan diikuti secara serentak oleh aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan melalui sambungan daring. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan karier ASN di lingkungan Kementerian Agama.
Di Kabupaten Tabalong, sebanyak 18 ASN mengikuti pelantikan kenaikan jabatan fungsional. Seluruh peserta berasal dari unsur tenaga pendidik yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan penilaian kinerja sesuai ketentuan yang berlaku. Pelantikan ini menjadi tahapan penting dalam pengembangan profesionalisme guru madrasah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, H. Abd. Khairi, S.Ag., M.M., bersama para kepala seksi dan kepala seksi penyelenggara. Kehadiran jajaran pimpinan ini menjadi bagian dari pendampingan dan penguatan bagi ASN yang dilantik.
Saat dikonfirmasi, H. Abd. Khairi menyampaikan bahwa kenaikan jabatan fungsional merupakan bentuk penghargaan atas kinerja ASN sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab. “Kenaikan jabatan fungsional ini bukan hanya penghargaan, tetapi juga kepercayaan yang harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, integritas, dan kualitas layanan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelantikan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi ASN, khususnya tenaga pendidik, untuk terus meningkatkan dedikasi dalam menjalankan tugas. Menurutnya, profesionalisme guru sangat berpengaruh terhadap mutu layanan pendidikan di madrasah.
Kepala MIN 7 Tabalong, Hj. Ida Ruyani, S.Ag., menyampaikan apresiasi kepada para guru yang mengikuti pelantikan kenaikan jabatan fungsional. Ia berharap capaian tersebut dapat berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas di madrasah. “Kami berharap kenaikan jabatan ini diikuti dengan peningkatan tanggung jawab dan kualitas pembelajaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh peserta didik,” tuturnya.
Hadiyanor menyampaikan bahwa proses kenaikan jabatan fungsional menjadi dorongan untuk terus memperbaiki kinerja. Ia menilai pelantikan ini sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan peran guru dalam menjalankan tugas profesional di madrasah.
(Ref/ft : Fikri/Zahra)
