Tanjung (MAN 1 Tabalong)- Sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap peserta didik yang sedang mengalami musibah, keluarga besar MAN 1 Tabalong menyerahkan santunan belasungkawa kepada Ridha Maulana, siswa kelas X, yang baru saja ditinggal wafat oleh orang tuanya. Penyerahan santunan dilaksanakan di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) MAN 1 Tabalong, Rabu, (16/07/25)
Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wali Kelas, Dra. Hj. Arina Hayati, bersama Guru Bimbingan Konseling (BK), Asti Prativi, S.Psi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kesiswaan yang bertujuan memberikan dukungan moral kepada peserta didik dalam menghadapi situasi sulit, termasuk ketika kehilangan anggota keluarga terdekat.
Dalam kesempatan tersebut, Dra. Hj. Arina Hayati menyampaikan bahwa penyerahan santunan bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk kasih sayang dan perhatian madrasah terhadap siswanya. "Kami ingin Ridha mengetahui bahwa madrasah selalu ada untuknya. Dukungan ini adalah simbol kebersamaan, bahwa dalam kondisi duka sekalipun, ia tidak berjalan sendiri," ujarnya.
Wakamad Kesiswaan, Haris Fadillah, S.S.I., menyampaikan bahwa MAN 1 Tabalong berkomitmen membangun lingkungan belajar yang peduli dan tanggap terhadap kondisi sosial dan emosional peserta didik. "Kegiatan ini merupakan bentuk nyata nilai-nilai karakter yang kami tanamkan di madrasah. Semoga santunan ini dapat memberikan kekuatan dan ketabahan bagi ananda Ridha," ungkapnya.
Kegiatan pemberian santunan belasungkawa ini merupakan bagian dari budaya madrasah yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, empati, dan solidaritas. Selain memberikan pembelajaran akademik, madrasah juga berupaya hadir secara nyata dalam kehidupan peserta didik, terutama dalam momen-momen yang membutuhkan dukungan moral.
(Rep/Ft: Aisyatur Ridha)
