Loading...
CLOSE

Kamad Hadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H Kemenag Tabalong

MIN 4 Tabalong – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tabalong Rina Hidayati, S.Ag mengahadiri kegiatan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Tabalong, Senin (19/1/26).

Bertempat di  Aula Ar Rahman dan dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Tabalong H. Sahidul Bakhri, S.Ag., M.A., Ketua DWP Unit Kankemenag Tabalong Novia Agustina, S.Pd.I., Kepala Subbag TU H. Abd Khairi, S.Ag., M.M., para pejabat struktural dan fungsional, pengawas, kepala RA dan madrasah negeri maupun swasta, kepala KUA kecamatan, penghulu, penyuluh agama, serta ASN di lingkungan Kemenag Tabalong.

H Sahidul Bakhri dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj dan Haul Abah Guru Sekumpul, KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan sekaligus meneladani nilai-nilai spiritual yang diajarkan para ulama.

“Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita tentang pentingnya shalat sebagai fondasi utama kehidupan beragama. Sementara Haul Abah Guru Sekumpul menjadi pengingat bagi kita semua akan keteladanan ulama dalam menjaga akhlak, keikhlasan, dan kecintaan kepada umat,” ujar Kepala Kemenag Tabalong.

Ceramah agama disampaikan oleh Ustadz H. Muhammad Bukhari, Pimpinan Pondok Pesantren Syams Ummi Kaltsum, yang menyampaikan tausiyah tentang makna Isra Mi’raj serta nilai-nilai keimanan, kecintaan kepada Rasulullah SAW, dan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan peristiwa yang terjadi pada diri Nabi tersebut juga menjadi bagian dari bukti kecintaan kepada beliau, namun jangan hanya dijadikan perayaan seremonial saja tapi harus membekas dalam setiap perbuatan dan perkataan kita sehari-hari,” ajaknya.

Ia menambahkan dan menekankan bahwa memperingati Isra Mikraj Nabi tidak hanya sebatas perayaan, tetapi harus diiringi dengan kesungguhan dalam meneladani sifat dan akhlak Rasulullah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam membentuk pribadi yang beriman, berilmu, dan bermanfaat bagi umat.

“Beliau (Nabi Muhammad SAW) adalah sebaik-baik teladan bagi kita umatnya. Mari kita meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara yang profesional dan amanah. Peristiwa Isra Mikraj yang terjadi pada diri beliau yang mulai memberikan banyak pelajaran yang harus kita teladani sebagai umat beliau,” ajaknya.

Rina Hidayati mengatakan akan menyampaikan pesan dari acara tersebut kepada Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di madrasah serta selalu berusaha mengamalkan apa yang teah dinasihatkan oleh penceramah tersebut tentang bagaimana harusnya sebagai manusia kita bersikap kasih sayang terhadap makhluk Allah SWT agar mendapatkan rahmat-Nya.

“Pesan kegiatan tersebut akan kita sampaikan kembali kepada GTK di madrasah. Semoga apa yang beliau sampaikan bisa kita amalkan bahwa sebagai umat Nabi beliau adalah teladan terbaik agar mendapatkan rahmat Allah sehingga wilayah kita mendapatkan keamanan dan kemakmuran” ujarnya. (Rep: Amiin/Ft: Rina)