Loading...
CLOSE

Ka.Kemenag Tabalong Buka Bimwin, Tekankan Niat Luhur dan Upaya Menekan Angka Perceraian

Tanjung (Kemenag Tabalong) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Tabalong, H. Sahidul Bakhri, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi 27 pasang Calon Pengantin (Catin) yang digelar di Mushalla Kantor Kemenag Tabalong.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (10/12/25) merupakan bagian dari komitmen Kemenag dalam mewujudkan keluarga sakinah serta menekan angka perceraian di wilayah Kabupaten Tabalong.

Dalam sambutannya, H. Sahidul Bakhri menegaskan bahwa langkah pertama menuju keluarga bahagia dimulai dari niat yang benar dan lurus. Beliau menyampaikan bahwa menikah adalah ibadah besar yang diperintahkan oleh agama serta merupakan sunnah Rasulullah SAW.

“Menikah bukan hanya menyatukan dua insan, tapi menyatukan dua keluarga dan dua masa depan. Jika niatnya karena Allah, maka setiap langkah dalam rumah tangga akan bernilai pahala. Bahkan, pahala ibadah setelah menikah bisa berlipat-lipat apabila dijalani dengan saling menghargai, saling mendukung, dan menjaga keharmonisan,” ujarnya.

Kepala Kemenag Tabalong juga memberikan pesan penting kepada para catin mengenai perjalanan panjang berkeluarga. Menurutnya, pernikahan bukan hanya soal kebahagiaan, tetapi juga kesiapan menghadapi ujian.

Beliau juga menekankan tiga pilar penting rumah tangga yakni komunikasi yang jujur dan terbuka, saling menghargai dan menghormati dan menjadikan agama sebagai pedoman dalam setiap keputusan keluarga

“Rumah tangga tidak selalu mulus, tetapi jika komunikasi dijaga dan keduanya saling menghormati, insyaAllah keluarga akan tetap kokoh. Ikuti petunjuk Al-Qur’an dan tuntunan Rasulullah, maka Allah akan menjaga rumah tangga kalian,” tambahnya.

H. Sahidul Bakhri menegaskan bahwa program bimbingan perkawinan merupakan langkah strategis pemerintah dalam mempersiapkan pasangan muda agar lebih matang secara mental, spiritual, dan emosional sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

“Salah satu tujuan utama Bimwin adalah mencegah persoalan rumah tangga sejak dini. Dengan pembekalan seperti ini, kita berharap angka perceraian di Tabalong bisa terus ditekan. Pasangan muda harus memahami hak, kewajiban, dan cara menyelesaikan masalah keluarga secara bijak,” jelasnya.

Sebanyak 27 pasang calon pengantin mengikuti rangkaian materi yang disampaikan oleh narasumber dari penyuluh agama. Para peserta dibekali pemahaman tentang manajemen konflik, peran suami-istri, hingga strategi membangun keluarga sakinah mawaddah warahmah. (Rep:Sry/Ft:Halim)