Loading...
CLOSE

Ka.Kankemenag Tegaskan Pentingnya Moderasi dan Komitmen Kebangsaan dalam Pembinaan Da’i-Daiyah

Tanjung (Kemenag Tabalong) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, H. Sahidul Bakhri, menegaskan pentingnya peran strategis para da’i dan da’iyah dalam menjaga semangat kebangsaan, memperkuat nilai moderasi beragama, serta menjadi penyeru kebaikan yang menyejukkan di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan Pembinaan Da’i dan Da’iyah yang digelar oleh Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Tabalong, Selasa (21/10/25), bertempat di Aula Darul Rahim.

Dalam arahannya, H. Sahidul Bakhri menyampaikan bahwa seorang da’i tidak hanya menyampaikan dakwah secara lisan, tetapi juga menjadi teladan dalam perilaku, tutur kata, dan sikap sosialnya. “Da’i itu bukan hanya penyampai pesan agama, tapi juga wajah Islam itu sendiri. Maka setiap tindakan dan ucapan kita harus mencerminkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dakwah di era sekarang harus disampaikan dengan semangat moderasi beragama, menghindari sikap ekstrem dan intoleran, serta mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Moderasi beragama bukan berarti melemahkan akidah, tapi meneguhkan keseimbangan, antara keyakinan yang kuat dengan penghormatan terhadap perbedaan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kemenag juga mengingatkan agar para da’i dan da’iyah menjadikan Pancasila sebagai ideologi dan NKRI sebagai harga mati dalam setiap aktivitas dakwah. “Kita berdakwah di Indonesia, maka nilai kebangsaan harus menjadi bingkai. Mari kita jaga harmoni, karena keberagaman adalah kekuatan bangsa ini,” pesannya.

“Melalui pembinaan ini, kami berharap para da’i dan da’iyah dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan umat, serta turut membangun masyarakat yang cerdas dan berakhlak,” tambahnya.

Di akhir arahannya, H. Sahidul Bakhri berpesan agar para da’i dan da’iyah terus belajar, memperluas wawasan, serta memanfaatkan media digital secara bijak dalam berdakwah. “Mari kita jadikan dakwah sebagai sarana membangun umat, mempererat persaudaraan, dan menebarkan kedamaian di Bumi Saraba Kawa,” pungkasnya.

Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh puluhan da’i dan da’iyah dari berbagai kecamatan di Tabalong. digelar Seksi Bimas Islam dengan tujuan memperkuat kompetensi dan wawasan kebangsaan para da’i agar dakwah di Tabalong berjalan sejuk, moderat, dan mendukung visi pembangunan daerah yang religius dan harmonis. (Rep:Sry/Ft:Halim)