Loading...
CLOSE

Siswa Madrasah Tabalong Raih Prestasi, Kepala Kemenag Serahkan Penghargaan

 

Tanjung (Kemenag Tabalong) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Tabalong, H. Sahidul Bakhri, menyerahkan puluhan piagam dan trofi kepada siswa-siswi madrasah berprestasi pada berbagai ajang tingkat kabupaten. Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan sebelum apel gabungan di halaman Kantor Kemenag Tabalong, Senin (22/9/25).

Penghargaan diberikan kepada para juara Lomba Poster Anti Korupsi Tingkat Kabupaten Tabalong, juara Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten, serta siswa-siswi yang telah dipercaya menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam arahannya pada amanat apel, H. Sahidul Bakhri menegaskan pentingnya memberikan edukasi anti korupsi sejak dini kepada para pelajar, sebagai bagian dari pembentukan karakter dan integritas generasi penerus bangsa.

“Anak-anak kita harus dibekali pemahaman tentang bahaya korupsi sejak di bangku sekolah. Ini adalah investasi moral dan integritas untuk masa depan bangsa,” tegasnya.

“Ada rasa kebanggaan kepada siswa-siswi madrasah kita, karena juara Lomba Poster Anti Korupsi di tingkat Provinsi Kalsel, MAN 1 Tabalong dan MTsN 9 Tabalong menjadi peserta terbaik tingkat MTs dan MA,” tambahnya.

Sementara itu, para juara Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten diingatkan agar terus meningkatkan persiapan untuk menghadapi ajang di tingkat provinsi yang akan digelar pekan depan.

“Kepada anak-anak yang akan kembali berlaga di OMI tingkat provinsi, jangan cepat puas dengan capaian hari ini. Persiapkan diri lebih baik lagi agar mampu mengharumkan nama Tabalong di level provinsi, bahkan nasional,” pesannya.

Ka.Kankemenag juga menyampaikan rasa bangga karena banyaknya siswa-siswi madrasah yang dipercaya menjadi anggota Paskibra Tahun 2025. Bahkan, pada peringatan HUT ke-80 RI di Kabupaten Tabalong, pembawa baki pada upacara pengibaran maupun penurunan bendera adalah siswi madrasah. “Ini menandakan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang unggul, berdisiplin, dan dipercaya oleh masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut pihaknya menyatakan penghargaan berupa piagam dan trofi yang diterima para siswa bukan sekadar simbol, tetapi merupakan pengalaman berharga yang akan melekat sepanjang hidup. “Nilai piagam ini tidak bisa diukur dengan rupiah. Ini adalah bukti kerja keras, kedisiplinan, dan doa yang terjawab,” tambahnya.

Tak lupa, Ka.Kankemenag menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para kepala madrasah serta guru pendamping yang telah berperan besar dalam mendampingi siswa hingga meraih prestasi.

“Prestasi ini tentu tidak lepas dari peran kepala madrasah dan guru pembimbing yang senantiasa membimbing dan memotivasi anak-anak. Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya,” ungkapnya.

Kepala Kemenag berharap seluruh capaian tersebut menjadi motivasi bagi siswa-siswi madrasah lain di Tabalong. “Jadikan prestasi ini sebagai inspirasi. Teruslah berusaha, berdoa, dan mengukir prestasi untuk membanggakan keluarga, madrasah, dan bangsa,” harapnya. (Rep:Sry/Ft:Mukhlis)