Tanjung (Kemenag Tabalong) – Kabupaten Tabalong kembali menjadi pusat perhatian umat dengan digelarnya Peringatan Maulid Agung Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah oleh Majelis Ta’lim Nurunnubuwwah, Kelua Rabu (17/9/25) atau bertepatan dengan 24 Rabiul Awal 1447 H.
Para ulama dan habaib hadir di antaranya, Al-Habib Abubakar bin Hasan Assegaf dari Pasuruan, Jawa Timur, dan Al-Habib Muhammad bin Abu Bakar Al-Aydarus, Khodimul Majelis Nurunnubuwwah Kelua. Kegiatan terbuka untuk masyarakat umum dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Nurunnubuwwah Kelua.
Bupati Tabalong, H.M. Noor Rifani turut hadir bersama jajaran pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan dan kebersamaan dalam memuliakan hari kelahiran Rasulullah SAW.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Tabalong, H. Sahidul Bakhri, saat dikonfirmasi usai acara menyebutkan semangat peringatan Maulid Agung Nabi Muhammad SAW selaras dengan visi Tabalong Smart.
“Maulid Agung sejalan dengan Tabalong Smart, karena menumbuhkan masyarakat yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia. Jika nilai-nilai Nabi Muhammad SAW terus kita tanamkan, insyaAllah Tabalong akan semakin terdepan, damai, dan sejahtera,” ujarnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya dijadikan ruang memperkuat keimanan sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.
“Peringatan maulid bukan hanya sekedar tradisi, melainkan juga sebagai sarana menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan Nabi dalam kehidupan kita. Rasulullah SAW telah mengajarkan kejujuran, kasih sayang, dan kepedulian kepada sesama. Nilai-nilai itulah yang harus kita bawa dalam pekerjaan, keluarga, maupun kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, H. Sahidul menyebutkan bahwa momentum Maulid Agung juga menjadi ajang berkumpulnya umat dari berbagai daerah, bahkan hingga luar Tabalong. “Hal ini menunjukkan bahwa peringatan maulid mampu menjadi perekat persaudaraan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara kita,” jelasnya.
Ka.Kankemenag berharap seluruh umat menjadikan peringatan ini sebagai momentum memperkokoh persaudaraan dan kebersamaan. “Mari kita jadikan Maulid Agung ini sebagai ikhtiar bersama untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW, serta memperkuat komitmen menjaga kerukunan dan persatuan umat khususnya di Kabupaten Tabalong,” pungkasnya. (Rep:Sry/Ft:Pendy)
